PESUGIHAN GUNUNG KAWI DALAM FOLKTALE STORY TELLING DI UNIKAMA

UNIKAMA – Peringatan Dies Natalis Prodi Sastra Inggris atau English Literature Department (Ellite) Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) tahun ini kembali dirayakan dengan berbagai lomba sastra Inggris untuk SMA/SMK se-Malang raya. Di antaranya adalah kompetisi story telling speech contest yang diadakan di Aula Sarwakirti, kemarin.

Untuk story telling sendiri, Ellite mengangkat tema folktale atau cerita rakyat. Ada 5 finalis yang telah diseleksi 3 minggu lalu dan hari ini tampil diatas panggung. Salah satunya adalah siswi MA Nurul Ulum, Siti Nurul Khoriyah. Siswi yang akrab disapa Nurul ini menceritakan kisah praktik pesugihan seorang dukun di Gunung Kawi dengan gaya yang jenaka namun masih terasa aura mistisnya.

Ia membawa properti pohon beringin dari sterofoam dan flare bomb smoke berwarna pink untuk penambah kesan mistisnya. Ia berdandan ala dukun dengan baju khas Jawa dan rambut gondrong yang dibuatnya dari sumbu kompor, serta membuat kumis buatan di atas bibirnya.

“Jadi tadi ini aku nyeritain kisah seorang dukun di Gunung Kawi. Dukun ini buka praktik pesugihan, suatu hari ada yang minta pesugihan dengan syarat tumbal anaknya. Nah saat melakukan prosesinya, ada 2 setan muncul. Di sini saya selipkan komedi dimana kedua setan ini saling hina fisik,” bebernya.

Kemudian Nurul menjelaskan kenapa saat di atas panggung tadi ia membuat gerakan seperti angin yang menumbangkan pohon beserta dirinya.

“Waktu prosesi warga terganggu ceritanya, terus dia manggil kiai dan kiai itu berdoa lalu ada angin kencang yang menumbangkan pohon beringin tempat memuja. Kemudian dukun dan setannya terbakar, selesai deh. Cerita rakyat ini seru banget kalau dijelaskan lewat bahas Inggris,” paparnya.

Kepala Program Studi Sastra Inggris Unikama, Dr. Teguh Sulistyo, M.Pd. sendiri mengatakan ketakjubannya pada peserta yang telah menampilkan performa terbaiknya. Ia tak menyangka di usia SMA mereka bahkan terlihat seperti bukan pelajar saat berbahasa Inggris.

“Saya kaget dan nggak nyangka. Mereka semua masih SMA tapi hebat. Mereka berbahasa Inggrisnya sudah kayak orang S2. Jadi bingung ini tadi saking takjubnya,” ungkap dia.

Sebagai informasi, kompetisi ini diadakan untuk merayakan hari jadi Prodi Sastra Inggris Unikama yang ke 22. Lomba-lomba yang diadakan adalah writing contest dan spelling Bee untuk mahasiswa, serta story telling dan speech contest untuk siswa SMA/SMK se-Malang Raya. (erma)