Isra’ Mi’raj, Persatukan Umat Beragama

Isro' 

UNIKAMA — Memasuki separo lebih bulan rojab, dimana sebagai seorang muslim telah diingatkan kembali sebuah peristiwa besar dalam sejarah umat islam. Dimana peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah hidup Rasulullah SAW yaitu peristiwa perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjid al Haram di Makkah menuju Masjid al Aqsa. Peristiwa ini terjadi antara 16-12 bulan sebelum Rasulullah SAW diperintahkan untuk melakukan hijrah ke Yatsrib (Madinah).

Untuk memperingati hal tersebut, Lembaga Dakwah Mahasiswa (Ledma) Al Farabi Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Aula Sarwakirti, kemarin. Pendiri Unikama, Drs. H. Soenarto Djojodihardjo, SH., M.Si dalam sambutannya mengatakan peringatan isra’ mi’raj sebagai momen mempersatukan umat beragama.

Berbicara tentang kegiatan keagamaan, harus selalu dilaksanakan guna mengimbangi kesibukan duniawi. “Kami dari Unikama mengucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin yang telah memenuhi undangan kami, semoga dibulan penuh berkah ini kita diberikan nikmat dan  rahmat oleh Allah swt”, ujar Narto (sapaan Drs. H. Soenarto Djojodihardjo, M.Si).

Isra’ mi’roj kali ini, Ledma Al Farabi mendatangkan Habib Muhammad bin Ahmad Al-Habsyi semagai penceramah. Selain itu, Ledma Al Farabi juga menggaet Majelis Maulid Wat Ta’lim Dakwah Pemuda Islam (DPI) Malang dibawah binaan Habib Muhammad bin Ahmad Al-Habsyi.

Peringatan Isra Mi`raj Nabi Muhammad SAW dihadiri sejumlah pejabat dan masyarakat muslim di area kampus. Turut juga para Habaib dan ulama yang menyempatkan hadir sehingga menambah atmosfer kekhusu’an para tamu Rasululllah.

Dalam maulidoh khasanahnya, Habib Muhammad bin Ahmad Al-Habsyi menyampaikan tentang mensyukuri nikmat Allah SWT. “Betapa pentingnya mensyukuri nikmat Allah, karena itu merupakan kewajiban bagi kita semua makhluk ciptaan Allah SWT. Ketika mensyukuri, maka Allah akan menambahkan nikmat-Nya, akan tetapi, jika mengkufuri nikmat-Nya maka azab Allah sangat pedih,” ujar Habib. (dinog)