Menu

Ketangguhan Kesehatan Masyarakat Jadi Proker Mahasiswa KKN Kelompok 12 Desa Kasembon Bululawang

UNIKAMA- Kali ini mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) kelompok 12 di Desa Kasembon Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang kenalkan 3 sub Tema Proker dengan tujuan membantu memberikan edukasi kepada masyarakat. Sub Tema ini sudah disesuaikan dengan tema KKN Unikama Tahun 2020 yang di keluarkan oleh pihak Kampus.

KKN Mahasiswa kelompok 12 ini terdiri dari 5 orang mahasiswa dari Program Studi (Prodi) PPKn. Sub tema yang pertama tentang Ketangguhan kesehatan masyarakat di masa pandemi Covid-19.

“Ada beberapa kegiatan yang dibagi dalam sub tema ini yaitu pembuatan poster edukasi Covid-19 yang akan kami tempel di pos ronda, tempat umum, tempat ibadah sekaligus melengkapi web desa. Lalu, pembuatan hand sanitizer dengan TPQ Busyrol Karim, menjelang Idul Adha kami juga membantu mensterilisasi tempat ibadah di Desa Kasembon serta membagikan masker,” ungkap Luluk Masruroh Zuhriyah selaku Ketua Kelompok.

Sub tema kedua tentang Pendidikan di masa pandemi Covid-19. Hal ini sangat perlu sekali dilakukan terutama kepada anak-anak yang selama pandemi sangat kurang memperhatikan pelajarannya.

“Dalam tema kali ini, kami ingin melaksanakan proses pembelajaran umum, agama dan memberikan  , pembuatan hand sanitizer serta motivasi kepada anak-anak agar tidak melupakan belajar. Saya melihat masih banyak sekali anak-anak yang bermain apalagi saat ini pembelajaran dilakukan melalui Daring (Dalam Jaringan), hal ini membuat anak semakin sering menggunakan smartphone. Hal ini juga perlu diperhatikan, kami ingin mengedukasi anak-anak agar menggunakan smartphone sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Di sisi lain, Kelompok 12 ini juga mengadakan perlombaan dan game untuk memeriahkan HUT RI yang diadakan untuk anak-anak dan warga masyarakat sekitar.

Sub Tema ketiga di dalam Proker Kelompok 12 ini tentang Ketahanan ekonomi masyarakat masa pandemi Covid-19. Inilah yang terpenting, di masa pandemi ekonomi masyarakat sangat menurut. Banyak sekali terjadinya PHK dan pendapatan berkurang.

“Untuk membantu masyarakat dalam perekonomian kami membagikan bibit sayuran seperti cabai, tomat, terong dan brokoli. Tujuannya agar membantu meringankan pengeluaran mereka, siapa tahu hasilnya banyak dan dapat di manfaatkan mereka untuk dijual kembali,” tambahnya.

Selain itu, mahasiswa KKN kelompok 12  juga membantu proses budidaya cacing yang sudah ada di desa tersebut. Tujuannya agar mahasiswa juga menambah wawasan dan ilmu budidaya cacing ini akan dibuat video agar dapat bermanfaat untuk orang lain.

Mereka berharap bisa menjadi promotor untuk masyarakat dalam menyelesaikan masalah, semua permasalahan pasti ada solusinya. “Seperti halnya kondisi saat ini, kami berharap dapat membantu sedikit untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan Proker kami dapat membawa dampak positif terhadap masyarakat sekitar,” tutupnya.

Dampak positif yang diharapkan mahasiswa ini khususnya di bidang kesehatan masyarakat agar mereka sadar akan pentingnya menjaga kebersihan, anak-anak menjadi lebih semangat belajar, serta ekonomi warga bisa sedikit teratasi.

Mahasiswa KKN Desa Kasembon kelompok 12 ini juga berkesempatan untuk melakukan Bakti Sosial (Baksos) yang bekerjasama dengan Mothercare Jatim, Radar Malang dan Pembina Duta Hijab untuk membantu para janda yang membuka UKM (Usaha Kecil Menengah) seperti menjual es, gorengan buah-buahan, dll.

Bahkan saat melakukan survei lokasi, mahasiswa KKN ini juga diarahkan oleh Kepala Desa untuk memantau perkembangan UKM di Desa Kasembon. Sebelumnya, masyarakat juga diberikan modal oleh pemerintah untuk memulai usaha, hanya saja tidak pernah ada pendampingan. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Kelompok 12 ini ingin mendampingi para UKM agar dapat lebih mengembangkan usaha khususnya dengan cara yang lebih praktis seperti berjualan online.