Menu

Lulusan Unikama Siap Hadapi Dunia Kerja

UNIKAMA – Siapkan lulusannya, Pusat Pengembangan Karir (PPK) Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) gelar Workshop Pelatihan Persiapan Psikotes dan Wawancara Kerja (15/08). Kegiatan ini mendapat apresiasi dari mahasiswa, karena membantu mahasiswa hadapi dunia kerja setelah lulus dari Unikama.

Terhitung sudah kedelapan kalinya PPK mengadakan pelatihan semacam ini. Workshop yang bertempat di Auditorium Multikultural ini, PPK mendatangkan Ainun Ulum sebagai pemateri. Aim biasa disapa merupakan alumni Unikama yang sekarang menjadi Manager Marketing di salah satu perusahaan.

“Jika kita memiliki keinginan yang kuat, maka Tuhan akan memberikan. Motivasi diri kalian supaya terus berjuang, karena setelah lulus kuliah ini akan menemui kehidupan yang sesungguhnya,” ungkap alumni Fakultas Hukum Unikama.

Khairul Bariyah, M.Pd yang merupakan dosen Bimbingan Konseling (BK) serta pemateri dalam acara ini. Perempuan berhijab ini menerangkan bahwa Unikama memiliki Unit PPK yang bisa dimanfaatkan mahasiswa untuk membantu mereka sampai mendapatkan pekerjaan.

“Untuk unit PPK sendiri memiliki Instagram (IG) PPKunikama, disini kita mengupdate lowongan-lowongan pekerjaan. Karena ada beberapa perusahaan yang sudah MoU dengan kami,” papar dosen BK tersebut.

Sekitar 300 lebih mahasiswa yang datang memenuhi Auditorium ini. Mereka sangat tertarik dengan tips-tips melamar dan wawancara kerja yang dijelaskan oleh Khairul Bariyah sebagai pemateri.

“Kalian juga bisa mengakses web PPK di link https://cdc.unikama.ac.id/, disini kalian juga bisa mengakses contoh-contoh surat lamaran pekerjaan, curriculum vitae dan mengetahui lowongan kerja terbaru,” tambah ibu berkacamata ini.

Sementara itu, rektor Unikama Dr. Pieter Sahertian, M.Si saat membuka acara menambahkan bahwa Unikama tidak akan lepas tangan begitu saja, PPK Unikama juga memiliki program tersendiri untuk mahasiswa agar siap menghadapi kerasnya dunia kerja.

“Seorang pencari kerja harus bisa meyakinkan pemilik perusahaan bahwa kalian siap untuk bekerja. Tentunya dengan potensi kemampuan yang dimiliki dan bisa memberikan yang terbaik untuk perusahaan,” ungkapnya.