Menu

Mahasiswa KKN Unikama Berikan Pelatihan Pembuatan Masker Di Desa Belung Poncokusumo

Unikama – Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini merupakan KKN kebencanaan dengan Tema “Meningkatkan Ketangguhan Masyarakat Dalam Menghadapi Wabah Covid-19” seperti yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) kelompok 38 di Desa Belung, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

“Melihat situasi dan kondisi yang terjadi sekarang mahasiswa mempunyai pemikiran mengadakan sosialisasi sekaligus praktek kepada masyarakat pembuatan masker manual. Adapun Program Kerja (Proker) yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Unikama salah satunya adalah pembuatan masker sekaligus pembagian masker” ungkap Paskalis Jebarus selaku Ketua Kelompok.

Ia juga menambahkan bahwa tujuan mahasiswa membuat sosialisasi dalam pembuatan masker agar masyarakat lebih menyadari akan kegunaannya dalam menjaga kesehatan pada masa pandemi Covid-19.

Mahasiswa KKN kelompok 38 dengan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Ayu Liskinasih, M.Pd sangat mendukung sekali Proker yang dilakukan oleh mahasiswa KKN ini.

“Saat ini masker memang sangat penting sekali untuk digunakan. Daripada membeli terus-terusan lebih baik masyarakat membuat sendiri masker tersebut. Selain lebih hemat, masyarakat juga bisa memproduksinya lalu dijual kembali,” tuturnya.

Program ini merupakan suatu program yang begitu besar pengaruhnya terhadap masyarakat pada masa pandemi covid-19 karena dengan adanya pembuatan masker maka akan memberikan ilmu yang bisa di praktekkan kepada masyarakat bagaimana pembuatan masker dan apa pentingnya pemakaian masker bagi masyarakat.

Setelah pembuatan masker, mahasiswa KKN Universitas Kanjuruhan Malang akan melakukan pembagian masker kepada masyarakat desa Belung dusun Krajan dan dusun Buntaran yang tidak memakai masker.

Salah satu masyarakat Desa Belung menyampaikan terimakasih kepada mahasiswa KKN Unikama. Adanya sosialisasi ini memudahkan masyarakat dalam pengadaan masker sehingga tidak mengeluarkan biaya untuk pembelian masker.

“Kegiatan ini sekaligus bertujuan untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat dalam menangani Covid-19, serta menjaga kesehatan kepada masyarakat dalam situasi wabah Covid-19 ini. Sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran wabah Covid-19. Selain itu, kami juga dapat menjalankan aktivitas dengan mengikuti protokol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah pusat,” ujarnya.