Menu

Terlibat Dalam Aksi Penyemprotan Disinfektan, Bentuk Kontribusi Mahasiswa KKN Unikama di Kelurahan Karang Poh Surabaya

Unikama – Kemunculan Covid-19 belakangan ini membuat resah seluruh masyarakat dunia, namun hal ini tidak mematahkan semangat mahasiswa Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama). Mahasiswa peserta KKN Aplonia Floriana Timo dengan Npm 170403070026 dari kelompok 12 dengan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Hari Lugis Purwanto S. Kom.,M.Cs melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Karang Poh, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur. Salah satu Program kerja (Proker) yang menjadi fokus utama adalah jaga malam di posko balai Rw 09.

“Proker ini diambil sebagai langkah untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kelurahan Karang Poh. Untuk lebih menekan penyebaran Covid-19 tersebut saya bersama Team Rt/Rw 09/04 Tubanan lama 1 membentuk kelompok dalam melakukan kegiatan jaga malam di posko Balai Rw 09. Penjagaan malam ini bertujuan untuk membantu kesadaran masyarakat agar pulang rumah tepat waktu dan dapat mengikuti peraturan yang ada selama masa pandemi Covid-19,” ungkap Aplonia F. Timo.

Selain menekan penyebaran Covid-19, jaga malam ini juga dapat menyadarkan masyarakat agar berpastisipasi dalam mengikuti protokol kesehatan dan pulang rumah tepat waktu.

Tidak hanya ikut bantu warga untuk jaga malam, mahasiswa KKN Unikama ini juga membantu warga dengan melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan di setiap rumah warga.

“Penyemprotan dilakukan dengan bahan obat antibiotik. Kegiatan ini dibantu oleh warga masyarakat saat melakukan penyemprotan dengan tujuan agar virus-virus yang tertempel di depan rumah warga bisa hilang. Harapannya warga juga melaksanakan penyemprotan seperti ini setiap 2 minggu sekali guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tambahnya.

Salam, selaku Rt/Rw 04/09 Tubanan Lama 1 sangat berterima kasih dan mengapresiasi atas apa yang telah dilakukan oleh Mahasiswa KKN unikama ini.

“Dengan adanya bantuan dari mahasiswa Unikama, kami merasa terbantu dan semangat membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kami juga sadar bahwa menjaga kesehatan di masa pandemi sangat penting,” tuturnya.