UNIKAMA LAUNCHING BUKU BERTAJUK “MELURUSKAN SEJARAH”

Unikama – Dilatarbelakangi beberapa penafsiran publik tentang sejarah Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama), maka Unikama menerbitkan buku dengan judul “Meluruskan Sejarah Unikama”. Buku ini berisi tentang penjelasan terkait sejarah panjang Unikama.

Ketua PPLP-PT PGRI Malang, Drs. H. Soedja’i menerangkan bahwa meluruskan sejarah Unikama sangatlah penting agar tidak ada simpang siur cerita di luar tentang perjalanan panjang berdirinya Unikama sehingga dapat memberikan gambaran yang utuh dan obyektif.

“Ada yang mengatakan bahwa Unikama ini lahir pada 20 Mei 1957 oleh pendiri utamanya Abdoel Radjab. Ada juga yang mengatakan bahwa Unikama ini berdiri sejak 20 Mei 1975. Faktanya terus kami cari dengan membentuk tim peneliti.  Sehingga anak cucu kita tahu persis keadaan sebenarnya sejarah PGRI,” paparnya.

Tim peneliti dalam penyusunan buku ini terdiri dari Dr. Nawaji, M.Pd selaku Ketua Koordinator, kemudian Dwi Subagja, S.Pd., Romadhon, M.Pd., Ali Ismail, M.Pd., dan Drs. Iskandar Ladamay, M.Pd selaku anggota.

Tim ini bertugas untuk meninjau kembali seteliti mungkin terkait fakta yang sebenarnya tentang Unikama dengan melakukan penggalian data dari berbagai sumber dan juga saksi hidup atau pelaku sejarah itu sendiri. Sehingga kebenaran tentang sejarah Unikama yang sebenarnya dituangkan dalam bentuk buku ini.

Wakil Ketua PPLP-PT PGRI Malang, Drs. Abdoel Bakar Ts menambahkan, bahwa terbitnya buku 144 halaman ini mengupas lika-liku perjalanan Unikama. Mulai dari sejarah PGRI, mengenal sosok Abdoel Radjab, perkembangan Unikama hingga perubahan struktur dan jabatan sejak tahun 1957.

“Penyusunan buku agar utuh ini, didukung dokumen-dokumen yang ada. Disamping itu, juga mencoba menggali informasi pada alumni hingga mantan pengurus untuk memperkuat informasi itu tentang sejarah Unikama.” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koordinator Tim Penulisan buku, Dr. Nawaji, M.Pd  menjelaskan bahwa berdirinya Unikama, berawal dari kepedulian bapak Abdoel Radjab yang menjabat Ketua Badan Pendidikan PGRI Cabang Malang II (istilah saat itu) atas perkembangan pendidikan, utamanya di Kota Malang.

“Saat itu beliau berfikir bagaimana perkembangan pendidikan di Indonesia. Akhirnya pada 20 Mei 1957 beliau mendirikan Akademi Pendidikan Guru dengan program Kursus B.1 Ilmu Mendidik. Dari situlah cikal bakal lahirnya Unikama yang terus berkembang,” terangnya.

Unikama berdiri pada tahun 1957 dengan mendirikan Akademi Pendidikan Guru. Kemudian pada tahun 1962 berubah menjadi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Malang II (FKIP PGRI Malang II).

Dalam SK Presiden No.1 Tahun 1963 tentang integrasi B.1/B.2/IPG, FKIP PGRI Malang II diubah menjadi IKIP PGRI Malang II dengan 3 Fakultas. Pada 1965-1974, kampus ini berganti nama lagi menjadi IKIP PGRI Sarmidi Mangunsarkoro. Sedangkan, di tahun 1975 berubah lagi menjadi IKIP PGRI Jawa Timur.

Tahun 1985 dengan SK YPLP-PGRI Pusat, IKIP PGRI Jawa Timur di Malang kembali berganti nama menjadi IKIP PGRI Malang.

Dan di tahun 2001 muncul ide untuk mendirikan Sekolah Tinggi Bahasa Asing Kanjuruhan Malang (STIBA Kanjuruhan Malang) untuk mewadahi bagi masyarakat yang ingin menekuni bahasa asing.

Untuk lebih banyak mewadahi kepentingan masyarakat, IKIP PGRI Malang dan STIBA inilah menjadi awal lahirnya Universitas Kanjuruhan Malang pada tahun 2001.

“Kita ini masih berada dalam naungan PGRI, oleh karena itu saat ini Universitas Kanjuruhan Malang diubah menjadi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang tetapi dengan singkatan yang masih tetap sama yakni UNIKAMA,” tutupnya.