Menu

Unikama Miliki Kekuatan Multikultural

UNIKAMA – Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) mulai menggelar pengenalan kehidupan kampus, Senin (11/9/2017), di Aula Sawakirti Unikama. Unikama dikenal sebagai kampus yang memiliki kekuatan multikulturalisme sebagai perekat persatuan.

Kegiatan yang mengangkat tema “Menumbuh Kembangkan Karakter Mahasiswa yang Berpijak pada Kearifan Lokal Menuju Unikama Unggul 2025” ini diikuti oleh 1710 mahasiswa baru dari seluruh Indonesia. 

Jumlah tersebut terdiri dari 487 mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan, 279 mahasiswa Fakultas Bahasa dan Sastra, 421 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 44 mahasiswa Fakultas Hukum, 86 mahasiswa Fakultas Peternakan dan 115 mahasiswa Program Kemitraan.

Wakil Rektor III Unikama, Dr. Joice Soraya, M.Hum mengatakan dalam pengenalan kehidupan kampus ini, Unikama menerapakan konsep kampus multikultural.

Menurutnya, keberagaman atau multikultural bukanlah sebuah beban atau faktor memperlemah, melainkan sebuah kekayaan dari bangsa Indonesia.

“Keberagaman ini alat pemersatu bangsa, karena Indonesia memiliki keberagaman suku, bahasa ataupun agama,” kata Joice.

Joice mengatakan untuk dapat mengenalkan konsep multikultural, kegiatan pengenalan kampus ini akan menghadirkan berbagai tokoh, diantaranya Kapolresta Malang, Dandim 0833, dan Ketua PGRI Jatim.

Selain itu, kegiatan yang mengacu pada Kemenristek Dikti, akan membekali mahasiwa budi pekerti, nilai budaya, hingga etika akademik.

“Kami harap mahasiswa segera beradaptasi dan mampu berjalan sesuai dengan visi dan misi kampus Unikama untuk mewujudkan kampus unggul 2025,” tambahnya.

Sementara itu, Humas Unikama, Retno Wulandari, M.SA, mengatakan, bahwa kegiatan pengenalan kehidupan kampus ini berbeda dengan tahun sebelumnya.

Pada tahun ini, akan ada kegiatan “Unikama Tersenyum”. Kegiatan bagi-bagi roti itu, diharapkan menjadi ajang pengenalan mahasiswa baru pada masyarakat sekitar kampus.

 

“Kegiatan ini ditujukan untuk membuat masyarakat tersenyum dan saling mengenal antar mahasiswa baru dengan masyarakat sekitar,” ungkapnya. (TI)