Fakultas Hukum (FH) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menyelenggarakan kegiatan yudisium Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 pada Jumat (27/02/2026). Acara tersebut berlangsung khidmat di Ruang Abdoel Radjab dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta para mahasiswa yang dinyatakan lulus.
Dalam periode ini, FH Unikama mengukuhkan sebanyak 17 mahasiswa. Prosesi yudisium menjadi penanda resmi berakhirnya masa studi para mahasiswa, sekaligus awal pengabdian mereka di tengah masyarakat sebagai insan hukum.
Dekan FH Unikama, Darajatun Indra Kusuma Wijaya, SH., MH., dalam sambutannya menegaskan bahwa perkembangan teknologi yang serba terbuka saat ini sangat berpengaruh terhadap legitimasi hukum. Dekaan FH tersebut menyampaikan bahwa dinamika era digital menuntut para lulusan hukum untuk lebih adaptif dan kritis dalam menyikapi berbagai persoalan hukum yang berkembang.

“Pada era teknologi yang serba terbuka, tentu hal itu sangat berpengaruh pada legitimasi hukum yang ada pada saat ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Darajatun Indra Kusuma Wijaya, SH., MH., menyoroti pentingnya konsistensi moral dalam penegakan hukum. Menurutnya, kurangnya konsistensi moral menjadi penyebab utama nilai-nilai hukum seolah kering tanpa makna. Ia menekankan bahwa hukum tidak hanya dipahami sebagai teks normatif, tetapi juga harus dihidupi dengan integritas dan tanggung jawab.
Para lulusan juga diingatkan agar menjadi pribadi yang bijak dalam mengambil sikap. Keputusan yang diambil, tegasnya, harus memiliki arah dan dasar yang jelas.
“Jadilah pribadi yang bijak dalam mengambil sikap, jangan mudah mengambil keputusan yang tidak jelas arah dan akarnya,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa secara resmi dinyatakan lulus. Sejak detik itu pula, tanggung jawab untuk turut serta menegakkan keadilan disematkan kepada mereka.
“Detik ini, Anda sudah dinyatakan lulus dan mulai detik ini juga Anda turut serta bertanggung jawab dalam menegakkan keadilan setegak-tegaknya di luar sana,” tegas Dekan.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa yang mengikuti yudisium, Nur Azizah, S.H., menyampaikan pesan dan kesan mewakili rekan-rekannya. Mahasiswa yang dinyatakan lulus terbut, mengungkapkan bahwa keberhasilan yang diraih saat ini merupakan hasil dari tempaan luar biasa selama menempuh pendidikan di bangku perkuliahan.
“Keberhasilan saat ini merupakan hasil dari tempaan luar biasa yang telah kita lewati selama berada di sini,” tuturnya.
Nur Azizah, S.H., juga menyampaikan apresiasi atas ilmu, kesabaran, dan kepercayaan yang telah diberikan oleh para dosen. Menurutnya, setiap ilmu yang diperoleh akan selalu hidup dalam setiap langkah para lulusan ke depan.
“Setiap ilmu, setiap kesabaran dan kepercayaan yang telah diberikan kepada kami akan selalu hidup dalam setiap langkah kami,” ujarnya.
Dalam yudisium periode ini, capaian akademik membanggakan juga diraih oleh salah satu mahasiswa. Nur Azizah dan Adi Mulya dinobatkan sebagai lulusan terbaik FH Unikama dengan Indeks Prestasi Kumulatif IPK 3.92. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kerja keras dan dedikasi selama masa studi membuahkan hasil yang gemilang.
Dengan terselenggaranya yudisium ini, para lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu hukum secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada keadilan. Prosesi yang telah dilaksanakan tidak hanya menjadi seremoni akademik, tetapi juga momentum refleksi atas tanggung jawab besar yang kini berada di pundak para sarjana hukum lulusan FH Unikama.
Related posts:
- Merawat Warisan Nusantara, Ratusan Mahasiswa Unikama Meriahkan Parade Budaya
- Pentingnya APE Tepat Usia, Dosen Unikama Bekali Guru TK Tahfidz dengan Workshop Khusus
- Belajar Bisnis dari Pakarnya, Unikama Hadirkan 3 Narasumber Top dalam FGD Teknopreneurship
- Transformasi Digital: Luncurkan Sijarma, Inovasi Sistem Terintegrasi dalam Mewujudkan Transparansi dan Fleksibilitas Pengelolaan Sistem Kerja Sama


