Yudisium FEB Unikama 2025, Tantangan dan Peluang AI bagi Lulusan Ekonomi Digital

Unikama – Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) sukses menyelenggarakan Yudisium Semester Ganjil tahun akademik 2024/2025 pada Rabu (19/02/2025). Kegiatan yang dilaksanakan secara tatap muka di Ruang Abdoel Radjab UNIKAMA ini diikuti oleh 46 mahasiswa, terdiri dari 15 mahasiswa Program Studi (Prodi) Akuntansi, 25 mahasiswa Prodi Manajemen, dan 6 mahasiswa Prodi Pendidikan Ekonomi. Yudisium kali ini mengusung tema “Inovasi dan Kolaborasi Lulusan FEB Era Ekonomi Digital: Peran AI dalam Membangun Bisnis dan Pendidikan Masa Depan”, yang relevan dengan perkembangan teknologi dan tantangan ekonomi digital saat ini.

Dalam sambutannya, Dekan FEB UNIKAMA, Dr. Endah Andayani, M.M., menekankan pentingnya peran kecerdasan buatan (AI) dalam menghadapi tantangan baru di era digital. Menurutnya dengan AI sebagai pendorong utama, lulusan FEB tidak hanya dituntut untuk membangun model bisnis yang lebih efisien, tetapi juga merancang kurikulum pendidikan yang relevan untuk masa depan. Selain itu, Dekan FEB juga menegaskan pentingnya kecakapan hidup abad 21 bagi lulusan FEB untuk bersaing di segala aspek.

“Lulusan FEB harus tangguh menghadapi tantangan dengan memanfaatkan berbagai inovasi, termasuk AI,” ujarnya.

Dekan FEB UNIKAMA, Dr. Endah Andayani, M.M., menekankan pentingnya peran kecerdasan buatan (AI) dalam menghadapi tantangan baru di era digital

Hal ini sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang mendorong proses pembelajaran yang otonom, fleksibel, dan inovatif. Melalui kurikulum ini, mahasiswa dipersiapkan untuk berwirausaha dan menghadapi dinamika ekonomi digital.

“Jadilah seperti berlian yang berharga dan langka, tidak seperti batu yang ditemukan di mana-mana. Tetap jaga nama baik almamater di manapun kalian berada.” tutup beliau dalam sambutannya

Nadia Ike Febiyanti dari Prodi Manajemen memberikan sambutan sebelum di penghujung acara

Nadia juga menambahkan bahwa inovasi yang didorong oleh AI, ditambah dengan kolaborasi lintas disiplin, menjadi kunci sukses bagi lulusan FEB dalam menciptakan nilai tambah di sektor bisnis dan pendidikan. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, lulusan FEB UNIKAMA diharapkan dapat berkontribusi secara signifikan dalam menghadapi tantangan ekonomi digital di masa depan.

“Hubungan baik dan persahabatan yang terjalin selama ini harus tetap terjaga, meskipun kita akan melangkah ke jenjang yang berbeda,” tutupnya.

Pada kesempatan yang sama, dibacakan pula Surat Keputusan (SK) Dekan tentang lulusan terbaik FEB oleh Dr. Riril Mardiana F, S.Pd., M.M., diantaranya Nadia Ike Febiyanti dari Prodi Manajemen dengan Indek Prestasi Kumulatif (IPK) 3,95, Eka Aprilia FO dari Prodi Akuntansi dengan IPK 3,84, dan Reli Wijayanti dari Prodi Pendidikan Ekonomi dengan IPK 3,95.