Unikama – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) melalui Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) menyelenggarakan kegiatan Talk Show istimewa sebagai bentuk perayaan Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil Tahun Akademik 2025/2026. Kegiatan yang mengusung tema besar “Pancasila, Perempuan, dan Agama” ini dilaksanakan pada hari Kamis (15/1/2026), bertempat di Auditorium Multikultural Unikama. Acara ini bertujuan untuk memperkuat wawasan kebangsaan mahasiswa melalui diskusi mendalam mengenai sinergi antara nilai-nilai luhur bangsa, peran perempuan, dan pemahaman keagamaan.
Antusiasme peserta terlihat tinggi, tidak hanya dari kalangan mahasiswa internal Unikama, tetapi juga dengan kehadiran tamu mahasiswa dari ITSK Rs Dr. Soepraon Malang. Suasana acara juga di meriahkan dengan berbagai penampilan seni, mulai dari pemutaran tiga judul film pendek karya mahasiswa, tari pembukaan, hingga penampilan kelas yang kreatif. Kehadiran mahasiswa tamu dan beragam penampilan ini menjadikan auditorium sebagai ruang belajar yang dinamis dan multikultural, sesuai dengan nama gedung tempat acara berlangsung.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II Unikama, Irma Tyasari, SE, S.Pd, MM, Ak, CA, CPA, CRA, Ph.D, yang hadir mewakili jajaran rektorat. Dalam sambutannya, Beliau menekankan pentingnya kegiatan akademik yang dikemas secara kreatif.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif Talk Show ini. Kegiatan positif seperti ini harus terus digalakkan karena mampu menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berpikir kritis dalam mengintegrasikan nilai-nilai Pancasila dan agama, khususnya dalam memandang peran perempuan di masyarakat secara lebih luas dan inklusif,” ujar beliau saat membuka acara.
Sesi inti acara diisi dengan pemaparan materi dari tiga narasumber ahli yang membahas sub-tema berbeda namun saling berkaitan. Pemateri pertama, Yunita Dwi Pristiani, M.Sc (Dosen PPKn UNP Kediri), memaparkan tentang “Sinergi Agama dan Pancasila dalam Menjamin Martabat dan Keadilan bagi Perempuan”. Dilanjutkan oleh Dr. Sita Acetylena, M.Pd (Ketua Pusat Studi Gender dan Keluarga Islami Pascasarjana Universitas Al-Aqolam Malang) yang membahas peran perempuan dalam melestarikan tradisi lokal sebagai perekat lintas iman. Sesi materi ditutup oleh Dr. Nor Salam, M.HI (Dosen STAI Al-Yasini Pasuruan) dengan topik reinterpretasi teks keagamaan yang inklusif.
“Bicara agama dalam konteks kebangsaan tidak boleh berhenti hanya pada urusan sosiologis atau kerukunan lintas iman semata, tetapi harus berani masuk pada reinterpretasi teks-teks keagamaan yang inklusif agar agama benar-benar hadir meneguhkan peran perempuan, bukan membatasi,” tutup Dr. Nor Salam, M.HI.
Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk berdialog langsung dengan para narasumber. Melalui kegiatan ini, diharapkan para mahasiswa tidak hanya menuntaskan kewajiban akademiknya, tetapi juga mendapatkan bekal karakter yang kuat dalam memaknai Pancasila dan keberagaman di tengah masyarakat.
Related posts:
- Serunya Siswa MI Belajar dan Bermain di Laboratorium PGPAUD Unikama
- Temu Akrab Geografi Unikama, Merajut Mimpi di Tengah Lanskap Winong Camp Ground
- Merayakan Kebersamaan dan Pencapaian, BK UNIKAMA Peringati Dies Natalis ke-20
- Dies Natalis ke-41 Pendidikan Geografi Unikama Jadi Momentum Penguatan Nilai Kebersamaan


