Memasuki era dimana pendidikan karakter dinilai sangat penting, seorang guru tak hanya dituntut menguasai materi akademik, tetapi juga mampu membentuk nilai-nilai kehidupan. Bagaimana Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) memastikan lulusan PGSD-nya siap menjadi pembina Pramuka yang kompeten?
UNIKAMA, 4 Februari 2026 — Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) menegaskan komitmennya dalam menyiapkan calon pendidik yang berkompetensi luas. Salah satu bentuk konkretnya adalah dengan menjadikan Kursus Mahir Dasar (KMD) sebagai prasyarat kelulusan. Kebijakan ini diambil untuk memenuhi kebutuhan nyata di lapangan, di mana guru SD diharapkan mampu mengelola dan melatih kegiatan Pramuka.
Kaprodi PGSD UNIKAMA, Dr. Farida Nur Kumala, S.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa KMD dirancang untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan praktis menjadi pembina Pramuka. “Kewajiban guru SD tidak hanya terbatas pada pembelajaran di kelas, tetapi juga dalam pembinaan ekstrakurikuler, terutama Pramuka,” ujarnya. Melalui perkuliahan teori dan praktik lapangan, mahasiswa diharapkan mampu mengelola kegiatan Pramuka baik untuk tingkat Siaga maupun Penggalang.

Kegiatan KMD yang diselenggarakan prodi ini berlangsung selama lima hari intensif. Pada penyelenggaraan terkini, sebanyak 150 orang mahasiswa terlibat aktif dalam pelatihan. Jumlah peserta yang signifikan ini menunjukkan besarnya antusiasme serta kesadaran akan pentingnya kompetensi tambahan di luar kurikulum akademik konvensional.
Harapan ke depan, alumni PGSD UNIKAMA tidak hanya mengantongi sertifikat KMD, tetapi juga mampu menerapkan keterampilan tersebut secara nyata ketika bertugas sebagai guru. “Kami berharap mahasiswa memiliki pengetahuan dan keterampilan kepramukaan yang memadai, siap menjadi pelatih di SD,” tambah Dr. Farida.
Untuk memastikan kontinuitas dan peningkatan kualitas program, KMD tidak hanya diadakan secara berkala, tetapi juga telah diintegrasikan ke dalam struktur mata kuliah. Langkah evaluasi berkelanjutan akan terus dilakukan guna menyesuaikan materi pelatihan dengan perkembangan dan kebutuhan di lapangan.

Dengan pendekatan ini, PGSD UNIKAMA tidak hanya memenuhi tuntutan regulasi, tetapi juga berperan aktif dalam menyiapkan guru yang holistik — guru yang tak hanya pandai mengajar, tetapi juga mampu membentuk karakter peserta didik melalui nilai-nilai kepramukaan.
Sebagai bagian dari visi pendidikan yang relevan dan aplikatif, inisiatif seperti KMD memperkuat peran perguruan tinggi dalam menjawab tantangan pendidikan Nasional. Di tangan calon-calon guru yang kompeten dan berkarakter, masa depan pendidikan dasar Indonesia diharapkan semakin terarah dan bermakna.
Related posts:
- Wujudkan Peternakan Tropis Berkelanjutan, Fapet Unikama Gelar Webinar dengan Pakar Indonesia-Malaysia
- ASFEST 2025: Festival Pramuka Unikama Perkuat Karakter dan Kompetensi Generasi Muda
- Tingkatkan Mutu Pendidikan, FEB Unikama Gelar FGD Implementasi OBE dengan Ahli dari UNS
- Kolaborasi Guru dan Orang Tua Jadi Sorotan Parenting, Dosen Unikama Beri Penguatan


