UNIKAMA
UNIKAMA dan BSTC: Menanamkan Filosofi “Kembali ke Alam” pada Generasi Emas di Hari Anak Nasional 2026

UNIKAMA dan BSTC: Menanamkan Filosofi “Kembali ke Alam” pada Generasi Emas di Hari Anak Nasional 2026

Malang, 23 Juli 2026—Di tengah hiruk-pikuk perayaan Hari Anak Nasional yang kerap diisi dengan kegiatan seremonial di dalam ruangan, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) mengambil langkah yang berbeda. Berkolaborasi dengan Bajulmati Sea Turtle Conservation (BSTC), UNIKAMA mengajak generasi muda untuk “pulang” ke alam melalui aksi konservasi di Pantai Bajulmati, Rabu (23/7/2026). Kegiatan yang melibatkan siswa SDN 2 Tambakasri ini tidak hanya berfokus pada pelepasliaran 100 tukik dan penanaman mangrove, tetapi juga menjadi laboratorium hidup bagi pendidikan karakter berbasis ekologi.

Berbeda dengan pendekatan konservasi pada umumnya yang berorientasi pada hasil semata, kegiatan kali ini mengusung pendekatan filosofis: mengajak anak-anak merasakan langsung siklus kehidupan. Sebelum melepas tukik ke laut, para peserta dibekali dengan “Kelas Alam” yang dipandu tim BSTC. Mereka diajak memahami bahwa melepas tukik bukan sekadar aksi simbolis, melainkan bagian dari rantai besar kehidupan yang menghubungkan daratan, pesisir, dan lautan . Penanaman mangrove yang dilakukan secara bersamaan mengajarkan bahwa menjaga penyu juga berarti menjaga rumahnya—ekosistem pesisir yang rentan terhadap abrasi dan perubahan iklim .

Membangun Karakter Lewat Pengalaman Langsung

Rektor UNIKAMA, Prof. Dr. Sudi Dul Aji, dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan ini adalah wujud nyata perguruan tinggi dalam mendidik karakter. Beliau menyatakan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi dari kepedulian terhadap lingkungan hidup.

“Momentum Hari Anak Nasional ini kami gunakan untuk menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus. Kami tidak ingin anak-anak hanya mendengar tentang kerusakan alam, tetapi mereka harus merasakan langsung bagaimana menjaga dan memulihkannya. Ketika seorang anak melepas tukik ke laut, ia belajar tentang harapan dan tanggung jawab. Ketika ia menanam mangrove, ia belajar tentang investasi untuk masa depan. UNIKAMA berkomitmen untuk terus menjadi garda terdepan dalam menciptakan kampus yang tidak hanya hijau secara fisik, tetapi juga hijau dalam nilai-nilai kehidupan,” ujar Prof. Sudi.

Pantai Bajulmati: Ekosistem yang Saling Terkait

Pemilihan Pantai Bajulmati bukan tanpa alasan. Kawasan ini merupakan habitat penyu sekaligus memiliki ekosistem mangrove yang saling berkaitan. Humas BSTC, Dwi Tientus, menjelaskan bahwa mangrove jenis pandan laut yang ditanam tidak hanya berfungsi sebagai penahan abrasi, tetapi juga menjadi tempat yang disukai penyu untuk mendarat dan bertelur . Sinergi antara pelepasan tukik dan penanaman mangrove menjadikan kegiatan ini langkah holistik dalam pelestarian pesisir. Dari tujuh spesies penyu di dunia, lima di antaranya dapat ditemukan di perairan pantai selatan Kabupaten Malang, menjadikan kawasan ini sebagai salah satu lokasi strategis bagi konservasi penyu di Indonesia.

Ketua BSTC, Sutari, mengapresiasi kepedulian UNIKAMA. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi menjadi energi baru dalam memperluas edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir. “Kami hidup berdampingan dengan alam. Karena itu, menjaga kelestariannya merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya .

Komitmen Berkelanjutan

UNIKAMA berkomitmen memperluas program ini ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, mulai dari SMP hingga SMA, agar gerakan konservasi semakin masif. Kolaborasi dengan BSTC juga diharapkan berlanjut melampaui kegiatan seremonial, menjadi program berkelanjutan yang memberi dampak nyata bagi kelestarian alam dan generasi mendatang. Melalui kegiatan ini, UNIKAMA kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada bidang pendidikan berkualitas, pelestarian ekosistem laut, serta pembangunan berkelanjutan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan komunitas konservasi.

WhatsApp
Facebook
X
LinkedIn
Telegram
Daftar Isi
Penulis Berita
Tim Redaksi Berita UNIKAMA
Kategori Berita UNIKAMA
Berita Lainya

Berita Menarik UNIKAMA Lainya

WhatsApp