UNIKAMA
Inovasi Pakan dan Pupuk Organik Berbasis Legalitas HKI, Strategi Mahasiswa KKN Unikama Dorong Ekonomi Gunungronggo

Inovasi Pakan dan Pupuk Organik Berbasis Legalitas HKI, Strategi Mahasiswa KKN Unikama Dorong Ekonomi Gunungronggo

Pemberdayaan masyarakat pedesaan berbasis potensi lokal kembali ditunjukkan secara nyata oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. Melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev), jajaran akademisi meninjau langsung berbagai program kerja unggulan yang tidak hanya berfokus pada efisiensi pertanian dan peternakan, tetapi juga didorong menuju komersialisasi produk yang berpayung hukum melalui pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Sinergi Akademis dan Dukungan Penuh Pemerintah Desa

Kegiatan Monev dibuka secara resmi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Unikama yaitu Ibu Lina Kartikaningrum, S.AB.,M.AB. dengan menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim evaluasi serta jajaran pemerintah desa. Dalam sambutannya, DPL menegaskan bahwa program kerja mahasiswa dirancang secara terukur berbasis kebutuhan masyarakat yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani dan peternak. Tujuan utamanya adalah memastikan limbah organik diolah secara murah, ekonomis, dan berkelanjutan (sustainable).

Meskipun pelaksanaan program kerja utama sempat mengalami penyesuaian jadwal akibat keterlibatan aktif mahasiswa dalam membantu warga menyemarakkan peringatan Bulan Kemerdekaan Agustus, progres di lapangan dipastikan berjalan lancar. Sampel produk telah berhasil diproduksi dan memasuki tahap pengimplementasian langsung kepada masyarakat. “Kami sangat mengapresiasi kebersamaan mahasiswa dengan warga. Pemerintah Desa memberikan dukungan penuh serta arahan secara berkelanjutan agar seluruh inovasi yang digagas dapat berdampak panjang dan tidak berhenti saat masa KKN berakhir.” — Arahan Kepala Desa Gunungronggo.

Inovasi Program Kerja Unggulan: Dari Limbah Menjadi Nilai Ekonomi

Penjelasan oleh koordinator desa mengenai Pupuk Organik Cair (POC) sebagai program kerja unggulan.

Berdasarkan paparan laporan Monev yang disampaikan oleh Koordinator Desa (Kordes), mahasiswa merancang intervensi teknologi tepat guna yang berfokus pada rantai pasok pertanian dan peternakan lokal. Pupuk Organik Cair (POC) Berorientasi HKI & Pasar Mengolah sampah organik rumah tangga dan sisa pertanian menjadi pupuk cair bernutrisi tinggi. Produk ini difokuskan untuk kelompok tani (Tani Maju 1–3) guna menyuburkan bibit, tanaman hortikultura, hingga pohon buah skala besar. Produk ini ditargetkan memiliki merek dagang resmi serta didaftarkan HKI.

Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur Kaya Kalsium Cangkang telur yang melimpah diolah menjadi tepung kaya kalsium. Inovasi ini berfungsi ganda: sebagai penyubur tanah (dicampur EM4 dan molase) bagi petani, serta sebagai pakan suplemen kalsium (campuran katul/polar) bagi peternak. Fermentasi Pakan Ternak dan Silase Hijauan Guna mengatasi biaya pakan unggas yang tinggi, mahasiswa memformulasikan pakan fermentasi dari sisa makanan dan dedak. Selain itu, teknologi silase berbasis fermentasi daun kering dalam kantong plastik diperkenalkan untuk memperpanjang masa simpan pakan ternak sekaligus meningkatkan kandungan gizinya.

Edukasi Bahaya Narkoba Terselubung dan Pendekatan Sosial-Masyarakat

Selain fokus pada sektor agribisnis, mahasiswa KKN memberikan perhatian khusus pada ketahanan sosial pemuda desa melalui sosialisasi anti-narkoba. Edukasi ini menyoroti maraknya penyalahgunaan zat berbahaya terselubung, khususnya zat narkotika yang disisipkan dalam cairan rokok elektrik (liquid vape). Untuk menyiasati padatnya aktivitas harian warga, mahasiswa menerapkan strategi pelaksanaan yang adaptif. Seluruh kegiatan sosialisasi dan pelatihan teknis diselenggarakan pada malam hari. Selain itu, materi pengolahan diproduksi setelah berkonsultasi langsung dengan tokoh masyarakat dan pakar pertanian lokal guna memastikan kesesuaian metode teknis di lapangan.

Evaluasi Teknis, Standarisasi Produk, dan Proteksi HKI

Dalam sesi peninjauan, tim penilai memberikan beberapa catatan teknis strategis guna menyempurnakan luaran program kerja. Salah satu poin utama yang ditekankan adalah kejelasan petunjuk teknis pada modul dan brosur panduan. Warga membutuhkan takaran bahan yang pasti (seperti volume tetes tebu/ molase), kapasitas wadah, serta durasi fermentasi yang presisi.

Mengingat masa fermentasi membutuhkan waktu sekitar dua minggu—di mana masa KKN mungkin telah usai—tim monev memastikan keberlanjutan proses tetap berjalan karena sampel awal dan master formula telah diserahterimahkan kepada warga desa.
“Keberhasilan utama dari program kerja KKN maupun kepakaran akademisi saat ini diukur dari seberapa besar dampak langsung serta keterpakainnya oleh masyarakat. Pendaftaran HKI dan pemberian merek atau branding sangat krusial agar produk ini tidak hanya dipakai secara internal, tetapi juga bisa dipasarkan ke luar desa untuk mendongkrak perekonomian lokal.” — Catatan Evaluasi Tim Monev KKN.

Mengakhiri rangkaian monitoring dan evaluasi, Dr. Choirul Huda, M.Si. memberikan pengarahan mendalam terkait tata kelola sisa masa KKN yang tinggal menyisakan dua minggu. Mahasiswa diminta mengelola waktu secara presisi agar seluruh target penyusunan laporan akhir tidak tertunda. Penggunaan platform kolaboratif seperti Google Drive dan pembagian penanggung jawab (Person in Charge/PIC) di bawah komando Kordes menjadi kewajiban mutlak. Selain itu, seluruh mahasiswa diwajibkan menyusun artikel ilmiah/populer yang dibimbing langsung oleh DPL, Ibu Lina Kartikaningrum, S.AB.,M.AB. Publikasi tidak hanya terbatas pada program kerja utama, tetapi juga mengeksplorasi potensi sosial-budaya desa yang memiliki nilai jual dan daya tarik publikasi. Di akhir penyampaiannya, Pak Choi menitipkan pesan mendalam mengenai etika dan nilai dasar kebangsaan. Mahasiswa diminta senantiasa menjaga nama baik almamater UNIKAMA dan daerah asal masing-masing. Sikap inklusif dan adaptif sangat ditekankan, terutama bagi mahasiswa yang berasal dari luar Jawa seperti NTT dan Temanggung, agar terus membaur secara harmonis dengan masyarakat lokal hingga masa pengabdian usai.

Topik :
WhatsApp
Facebook
X
LinkedIn
Telegram
Daftar Isi
Penulis Berita
kartikasari
Tim Publikasi UNIKAMA

Penulis merupakan bagian dari tim publikasi Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) yang berkontribusi dalam penyusunan dan penyajian berbagai informasi seputar kegiatan kampus, akademik, prestasi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta informasi lainnya. Setiap konten disusun berdasarkan sumber yang valid dan mengedepankan akurasi, relevansi, serta kualitas informasi bagi sivitas akademika dan masyarakat.

Kategori Berita UNIKAMA
Berita Lainya

Berita Menarik UNIKAMA Lainya

WhatsApp