UNIKAMA
Mahasiswa KKN Unikama Sajikan Peta Pipanisasi untuk Optimalisasi Air Bersih Desa Gunungsari

Mahasiswa KKN Unikama Sajikan Peta Pipanisasi untuk Optimalisasi Air Bersih Desa Gunungsari

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menghadirkan terobosan nyata dalam pengelolaan air bersih di Desa Gunungsari melalui penyusunan Peta Pipanisasi. Program kerja utama ini tidak hanya mendokumentasikan jaringan distribusi air yang dikelola HIPAM dan BUMDes, tetapi juga menghadirkan visualisasi yang memudahkan warga dan pengelola dalam memahami jalur pipanisasi yang telah terbangun hampir satu dekade. Peta resmi tersebut diserahkan kepada pemerintah desa pada Jumat, 28 Agustus 2026, sebagai bentuk kontribusi nyata akademisi dalam pembangunan infrastruktur pedesaan.

Perjalanan Panjang Sistem Pipanisasi Desa Gunungsari

Desa Gunungsari telah mencatat sejarah panjang dalam upaya pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warganya. Gagasan pembangunan sistem pipanisasi, sebagaimana diungkapkan Kepala Desa Gunungsari, Bapak Rukadi, berawal dari keinginan warga untuk mendapatkan akses air bersih dengan biaya lebih terjangkau dibandingkan layanan PDAM.

“Warga kami sejak lama menginginkan solusi air bersih yang ekonomis dan berkelanjutan. Dari musyawarah desa pada tahun 2016, muncullah ide untuk mengelola sendiri sumber daya air yang kami miliki,” ujar Bapak Rukadi mengenang awal mula perjalanan sistem pipanisasi desa.

Perkembangan Infrastruktur dari Tahun ke Tahun

Dengan debit awal sekitar 15 liter per detik dari sumber mata air di kawasan perbatasan, pemerintah desa memulai pembangunan infrastruktur pada 2017 menggunakan Dana Desa. Tahap awal mencakup pembuatan tandon bawah dan atas, serta pemasangan jaringan pipa sepanjang 300 meter. Untuk memperkaya wawasan teknis, pemerintah desa melakukan studi banding ke desa lain yang telah lebih dulu mengelola sistem serupa.

Perluasan jaringan terus dilakukan secara bertahap. Bantuan dari Cipta Karya memungkinkan perpanjangan pipa hingga ke Balai Desa, kemudian diteruskan sampai ke Jalan Jeruk, sehingga cakupan distribusi semakin meluas.

Lonjakan Pelanggan dan Transformasi Pengelolaan

Dari 123 Hingga Lebih dari 600 Pelanggan

Pada 2019, tercatat 123 pelanggan HIPAM (Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum). Seiring perluasan jaringan dan meningkatnya kebutuhan masyarakat, jumlah pelanggan terus melonjak hingga saat ini mencapai lebih dari 600 pelanggan. Pengelolaan yang semula dilakukan langsung oleh pemerintah desa kemudian dialihkan ke BUMDes untuk optimalisasi manfaat dan kontribusi pada kesejahteraan masyarakat.

“Pengalihan pengelolaan ke BUMDes adalah langkah strategis agar manfaatnya lebih terasa bagi masyarakat. Sekarang, selain pelayanan air bersih, BUMDes juga bisa memberikan kontribusi pada pendapatan asli desa,” jelas Bapak Rukadi.

Digitalisasi Administrasi dan Penambahan Sumber Air

Transformasi tata kelola juga diikuti dengan perbaikan sistem administrasi. Proses pencatatan dan pembayaran yang semula manual kini dibantu oleh aplikasi digital, memudahkan petugas dan warga dalam memantau tagihan serta pemakaian melalui meter air.

Untuk menjawab kebutuhan yang terus meningkat, desa melakukan pengeboran sumber air baru pada 2022–2023 dengan hasil debit sekitar 17 liter per detik, dan aliran yang sampai ke tandon utama kurang lebih 15 liter per detik. Ketersediaan ini membantu memenuhi kebutuhan penduduk di wilayah RW 1 hingga RW 5.

Kualitas Air Terjaga, Peta Pipanisasi Hadir Sebagai Dokumentasi Penting

Gambaran peta pipanisasi Desa Gunung Sari (Doc. KKN)

Uji Laboratorium 2025 Nyatakan Air Layak Konsumsi

Kualitas air menjadi perhatian rutin pemerintah desa dengan pengujian laboratorium secara berkala. Berdasarkan hasil uji pada 2025, air yang dikelola HIPAM dinyatakan aman dan layak dikonsumsi. Hal ini menjadi nilai tambah bagi sistem pipanisasi yang telah berjalan selama hampir satu dekade.

Peran Mahasiswa KKN dalam Mendokumentasikan Jaringan

Melalui program kerja penyusunan Peta Pipanisasi, mahasiswa KKN Unikama berupaya menyajikan gambaran visual yang komprehensif mengenai perkembangan jaringan distribusi air di Desa Gunungsari. Peta ini tidak hanya memetakan letak pipa, tetapi juga menceritakan perjalanan pengelolaan air bersih desa dari masa ke masa.

WhatsApp
Facebook
X
LinkedIn
Telegram
Daftar Isi
Penulis Berita
Ramadhan Satria Adi Pradana, S.Ikom
Staff Humas Unikama

Saya sangat menyukai hal hal baru dalam dunia kreatif. Ketertarikan terhadap perkembangan ilmu komunikasi dan media massa membuat saya ingin terus belajar lebih jauh lagi. Bersikap terbuka, berfikir kreatif, kompeten dalam lingkungan kerja yang dinamis, berintegritas dan mengedepankan profesionalisme kerja merupakan prioritas utama dalam meniti karir.

Kategori Berita UNIKAMA
Berita Lainya

Berita Menarik UNIKAMA Lainya

WhatsApp