UNIKAMA
Inovasi Produk Olahan Susu: Langkah Nyata Pengabdian Masyarakat Unikama Tingkatkan Kelas Usaha Peternak Lawang

Inovasi Produk Olahan Susu: Langkah Nyata Pengabdian Masyarakat Unikama Tingkatkan Kelas Usaha Peternak Lawang

Mengangkat Potensi Susu Melalui Program Pengabdian Masyarakat Unikama

Malang, Unikama – Senin, (2/11/2026) Potensi peternakan sapi perah tidak hanya terletak pada produksi susu segar semata. Di balik aktivitas para peternak harian, terdapat peluang ekonomi lain yang sangat potensial untuk dikembangkan oleh keluarga peternak melalui pengolahan susu menjadi produk bernilai tambah tinggi. Semangat inovasi inilah yang mendorong tim Pengabdian Masyarakat Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) melaksanakan kegiatan pemberdayaan bersama Kelompok Peternak Sri Rejeki di Dusun Blendongan, Desa Sidoluhur, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Kegiatan strategis bertajuk “Naik Kelas Bersama Permen Susu” ini melibatkan sekitar 30 orang istri dari peternak setempat.

Program Pengabdian Masyarakat ini berlangsung pada 10 Oktober 2026, diinisiasi oleh akademisi dari Unikama berdasarkan persoalan nyata yang sering dihadapi oleh para peternak dalam memasarkan hasil susu segar. Tidak semua susu yang dihasilkan dapat diterima oleh pabrik pengolahan susu besar, termasuk PT Nestlé, karena harus memenuhi standar kualitas dan spesifikasi tertentu yang ketat. Susu segar yang tidak memenuhi standar penerimaan pabrik tersebut berpotensi besar kehilangan nilai ekonomi apabila tidak segera dimanfaatkan melalui pengolahan lanjutan. Oleh karena itu, salah satu alternatif solutif yang dikembangkan oleh kelompok peternak bersama civitas akademika Unikama adalah mengolah surplus susu tersebut menjadi produk permen susu yang lezat dan tahan lama.

Strategi Manajemen Usaha dan Inovasi Produk Olahan Susu

Penguatan Keuangan dan Pengemasan Produk oleh Dosen Unikama

Produk olahan permen susu ini menjadi peluang emas untuk meningkatkan nilai tambah susu sekaligus membuka kesempatan usaha mandiri bagi keluarga peternak di Dusun Blendongan. Keterampilan dasar membuat permen susu sebelumnya telah diperkenalkan kepada kelompok. Namun, kemampuan menghasilkan produk berkualitas saja belum cukup untuk membangun sebuah unit usaha yang berkelanjutan dan kompetitif di pasaran. Diperlukan pula pengetahuan mendalam mengenai bagaimana cara mengelola bisnis agar kegiatan produksi benar-benar memberikan keuntungan finansial yang nyata. Melalui program Pengabdian Masyarakat ini, para peserta diajak mengenali berbagai komponen penting yang perlu diperhitungkan sebelum memulai bisnis, mulai dari perencanaan kebutuhan modal, perhitungan biaya produksi, penentuan harga jual yang ideal, hingga kalkulasi margin keuntungan.

Udik Yudiono, S.E., M.Pd., selaku Ketua Tim Pengabdian Masyarakat dari Jurusan Pendidikan Ekonomi Unikama, menekankan pentingnya memisahkan secara tegas antara keuangan pribadi rumah tangga dan keuangan usaha. Menurutnya, pemisahan catatan finansial tersebut merupakan langkah paling mendasar agar pelaku usaha dapat memantau kondisi kesehatan keuangan usahanya secara lebih transparan. Dengan demikian, arus pemasukan dan pengeluaran usaha dapat dipantau secara berkala, sementara keuntungan yang diperoleh tidak tercampur aduk dengan keperluan konsumtif rumah tangga sehari-hari.

Selain aspek pengelolaan keuangan, pengembangan dan inovasi produk juga menjadi perhatian utama dalam program Unikama ini. Dr. Rahaju, M.Pd., dari Program Studi Magister Pendidikan Matematika Unikama, menyampaikan bahwa inovasi dalam hal pengemasan atau packaging sangat diperlukan agar produk permen susu memiliki tampilan visual yang berbeda dan mampu menarik minat konsumen luas. Kemasan modern bukanlah sekadar pembungkus fisik semata, melainkan salah satu instrumen penting dari strategi pemasaran untuk memperkenalkan dan membangun daya tarik produk di pasaran. Pemilihan merek (branding) yang unik dan mudah diingat juga perlu diperhatikan secara serius agar permen susu lokal ini memiliki identitas merek yang kuat di tingkat konsumen.

Udik Yudiono, S.E., M.Pd. memaparkan materi didepan peserta penyuluhan (dok. Tim Pengabdian Masyarakat)

Kolaborasi Lintas Keilmuan dan Harapan Kelompok Peternak Sri Rejeki

Keberlanjutan Program dan Peningkatan Daya Saing Produk Lokal

Ketua Kelompok Peternak Sri Rejeki, Suhadi Mulyono, menyambut dengan sangat positif kegiatan Pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh Unikama ini. Ia menyampaikan bahwa program tersebut berhasil membuka wawasan luas serta memberikan gambaran konkret mengenai peluang usaha baru bagi keluarga peternak di wilayahnya. Suhadi Mulyono berharap agar kegiatan pendampingan serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang, terutama ketika fasilitas mesin pengemasan modern yang saat ini sedang diupayakan pengadaannya telah benar-benar tersedia di kelompok mereka. Menurutnya, keberadaan mesin pengemasan modern tersebut perlu diikuti dengan pendampingan intensif dari para ahli Unikama agar kelompok mampu memanfaatkannya secara optimal guna meningkatkan kualitas tampilan visual serta daya saing produk permen susu di pasar yang lebih luas.

Tim Pengabdian Masyarakat Unikama sendiri terdiri atas kolaborasi dosen dari berbagai bidang keilmuan, yaitu Udik Yudiono, S.E., M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Ekonomi, Dr. Rahaju, M.Pd. dan Dr. Tatik Retno Murniasih, S.Si., M.Pd. dari Program Studi Magister Pendidikan Matematika, serta melibatkan dua mahasiswa aktif dari program studi yang sama, yakni Rahmad Firmansyah Yasin dan Achmad Rizal Affandi. Kegiatan kolaboratif ini memperlihatkan sinergi lintas bidang keilmuan yang sangat apik dalam upaya pemberdayaan masyarakat desa. Pengetahuan ekonomi sangat diperlukan untuk membangun pemahaman tata kelola bisnis, sementara kemampuan matematis berperan besar dalam ketepatan perhitungan modal, analisis biaya produksi, penentuan harga jual, hingga proyeksi margin keuntungan.

Kedua bidang ilmu tersebut menjadi bekal esensial bagi masyarakat Dusun Blendongan untuk mengambil keputusan bisnis yang matang berdasarkan perhitungan matematis dan ekonomi yang terencana. Keterlibatan aktif para istri peternak dalam program Unikama ini juga menjadi bagian penting dalam upaya mengangkat potensi ekonomi keluarga secara keseluruhan. Mereka tidak hanya diposisikan sebagai pendamping pasif dalam aktivitas peternakan harian suami, tetapi juga dipersiapkan sebagai calon wirausahawan tangguh yang mampu mengambil peran strategis dalam mengolah hasil peternakan menjadi produk bernilai jual tinggi.

Melalui program “Naik Kelas Bersama Permen Susu”, inisiatif Pengabdian Masyarakat dari Unikama ini tidak berhenti sekadar pada pengenalan keterampilan teknik produksi dasar saja. Penguatan manajemen bisnis, pengembangan merek dagang, inovasi pengemasan produk, serta pendampingan usaha berkelanjutan menjadi tahapan-tahapan krusial berikutnya. Besar harapan sivitas akademika Unikama, permen susu ini tidak hanya sekadar menjadi alternatif solusi pemanfaatan susu segar yang tidak terserap pabrik pengolahan, tetapi juga dapat berkembang menjadi produk unggulan kelompok usaha rakyat yang mampu memberikan tambahan penghasilan yang signifikan bagi keluarga peternak di Dusun Blendongan, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

WhatsApp
Facebook
X
LinkedIn
Telegram
Pencarian
Daftar Isi
Penulis Berita
Ramadhan Satria Adi Pradana, S.Ikom
Staff Humas Unikama

Saya sangat menyukai hal hal baru dalam dunia kreatif. Ketertarikan terhadap perkembangan ilmu komunikasi dan media massa membuat saya ingin terus belajar lebih jauh lagi. Bersikap terbuka, berfikir kreatif, kompeten dalam lingkungan kerja yang dinamis, berintegritas dan mengedepankan profesionalisme kerja merupakan prioritas utama dalam meniti karir.

Kategori Berita UNIKAMA
Berita Lainya

Berita Menarik UNIKAMA Lainya

Scroll to Top
WhatsApp