Ambil Tema MBKM, Unikama Gelar Wisuda Tahun Akademik 2020/2021 Sekaligus Peringati Dies Natalis ke-64

UNIKAMA РKali kedua sejak pandemi Covid-19, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar kegiatan wisuda secara Dalam Jaringan (Daring). Wisuda semester ganjil tahun akademik 2020/2021 ini diikuti oleh 439 dari 20 Program Studi (Prodi) mahasiswa program sarjana dan pascasarjana.

Seperti yang disampaikan Ketua Panitia Dr. Maris Kurniawati, S.Si., M.Kes, bahwa wisuda semester ganjil ini akan dilaksanakan pada tanggal 22 Mei 2021. Peserta program sarjana Strata 1 (S1) ada 419 mahasiswa dan 20 untuk mahasiswa program Pascasarjana.

“Bersamaan dengan acara Dies Natalis Unikama ke-64, kami mengangkat tema wisuda kali ini Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang saat ini sedang gencar di canangkan oleh Kemdikbud. Inti tema MBKM kali ini yakni Quo-Vadis Pengembangan Pendidikan Tinggi di Indonesia,” ujarnya.

Berbeda dengan wisuda sebelumnya, MBKM ini memang relatif baru di Indonesia sehingga Unikama juga mengangkat tema tersebut untuk acara Orasi.

“Orasi ini nantinya akan menjadi salah satu rangkaian acara dalam prosesi wisuda. Nantinya akan disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Ir. R. Eko Indrajit, M.Sc., MBA., M.Phil., MA. Yang merupakan pengurus besar dari PGRI pusat,” tuturnya.

Semua mahasiswa mengikuti wisuda secara online dari tempat tinggal masing-masing. Meskipun ada yang tinggal dan masih di sekitar Malang Raya, mereka tetap mengikuti secara Daring. Hanya saja, mahasiswa yang berprestasi akan disebutkan satu persatu.

“Sebenarnya kami ada rencana untuk mengundang mahasiswa beprestasi. Tetapi, kampus menghendaki untuk mahasiswa harus melakukan secara Daring tanpa terkecuali, mengingat masa pandemi seperti ini dan mahasiswa Unikama banyak sekali ada pula yang di Luar Jawa dan Luar Kota,” terangnya.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Humas Unikama Retno Wulandari, SE., M.SA, Akt mahasiswa memang melakukan wisuda secara Daring. Untuk pemberian ijazah juga akan dilakukan setelah wisuda.

“Mahasiswa yang berada di wilayah Malang Raya bisa langsung mengambil ijazah ke Unikama, kalau yang ada di luar kota dan pulau akan di kirim ke alamat tempat tinggal mereka. Sedangkan saat wisuda nanti akan di setting seperti wisuda pada umumnya. Jadi, tetap ada prosesi pengukuhan. Nanti mahasiswa akan mengikuti lewat aplikasi zoom, sedangkan orangtua dan saudara bisa mengikuti dengan live streaming youtube Unikama,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I (Warek I) Dr. Sudi Dul Aji., MSi yang menaungi bidang Akademik mengungkapkan bahwa untuk wisuda tahun ini sedikit berbeda dengan sebelumnya. Dalam kesempatan yang baik ini pula Unikama Launching “Book Chapter”.

Book Chapter ini merupakan buku yang berisikan kumpulan karya dari para penulis baik dari luar seperti dari Dikti, Dosen luar kampus, serta tulisan Dosen Unikama. Book Chapter ini juga kami beri tema Ideologi Science dalam Aplikasi Pembelajaran. Kami tawarkan kepada para penulis sebelumnya, terakhir sudah ada 30 penulis yang akan memasukkan naskahnya,” ungkapnya.

Selain itu, Wakil Rektor I Unikama juga menyampaikan untuk semester depan pembelajaran akan dilakukan secara Daring dan juga Luring jika memungkinkan. Tetapi tetap dengan mematuhi protokol kesehatan agar proses pembelajaran masih tetap bisa berjalan dengan baik.

Di masa pandemi, tak menyulutkan prestasi yang di peroleh Unikama. Ini terbukti dengan adanya beberapa prestasi antara lain lolos pendanaan 16 Prodi yang mendapatkan Hibah Dikti di bidang kurikulum untuk penerapan MBKM (10 Prodi semester ganjil, 6 Prodi semester genap), Prodi Bimbingan dan Konseling (BK) lolos dalam program CoE, Prodi PGSD lolos program PJJ, mendapatkan RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) dari Kementerian, Mahasiswa lolos dalam program pengajar perintis, lolos dalam kampus mengajar Tahap I, yang terbaru Unikama ditunjuk sebagai Kampus Pendamping Sekolah Vokasi atau SMK untuk pengembangan kurikulum.

Ia berharap dengan adanya wisuda Daring tahun ini semua mahasiswa segera bisa lulus, dan bisa mendapatkan ijazah tepat waktu agar bisa menggunakannya sebagai bekal mereka untuk mendapatkan pekerjaan. Selain itu, ilmu yang mereka dapat bisa digunakan dan diimplementasikan sebagaimana mestinya.