Sinergi Keilmuan dan Kolaborasi Sosial Kunci Cetak Generasi Unggul: Refleksi Seminar dan Yudisium Sekolah Pascasarjana Unikama

Malang – Sekolah Pascasarjana Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar seminar bertajuk “Sinergi Keilmuan dalam Membangun Generasi Unggul dan Berdaya Saing Global”. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (21/05/2026) ini menghadirkan pemateri utama Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng, Guru Besar sekaligus pakar terkemuka dalam bidang Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran Konstruktivistik.

Sebelum seminar dimulai, Direktur Sekolah Pascasarjana Unikama, Dr. Sulistyo, M.Ak., dalam sambutannya menegaskan bahwa sinergi antara kompetisi dan kerja sama merupakan fondasi penting dalam kehidupan sosial sehari-hari. Menurutnya, berbagai permasalahan global akan lebih mudah diatasi apabila setiap elemen bersedia berkolaborasi. “Dengan bekerja sama, kita justru mampu berkompetisi secara sehat untuk mencapai masa depan yang kita harapkan,” ujarnya.

Sejalan dengan tema seminar, Dr. Sulistyo juga menyoroti tantangan pendidikan dan dinamika perkembangan global saat ini. Ia menekankan bahwa kolaborasi antara ilmu pengetahuan, inovasi, dan penguatan karakter menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi yang unggul, adaptif, serta kompetitif. Pemaparan Prof. Degeng memperkuat pesan tersebut melalui pendekatan konstruktivistik yang menekankan pembelajaran berbasis pengalaman dan kemandirian berpikir.

Foto bersama Direktur, Kaprodi, dan Mahasiswa terbaik Sekolah Pascasarjana Unikama (doc.humas)

Rangkaian akademik berlanjut keesokan harinya Jumat (22/05/2026). Tepat satu hari sebelum pelaksanaan wisuda, para mahasiswa mengikuti kegiatan yudisium periode ganjil tahun akademik 2025/2026. Hasil yudisium menetapkan sebanyak 96 lulusan, terdiri atas 43 mahasiswa Magister Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), 38 mahasiswa Magister Manajemen, 7 mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa Inggris, dan 8 mahasiswa Magister Pendidikan Matematika.

Sekolah Pascasarjana Unikama menyampaikan harapan besar agar seluruh bekal akademik, penguatan karakter, dan nilai sinergi yang telah diberikan selama perkuliahan dapat menjadi fondasi kokoh bagi masa depan gemilang para lulusan. “Semoga mereka mampu bersaing di kancah global tanpa meninggalkan semangat kolaborasi,” tutup Dr. Sulistyo.