MALANG – Perundungan (bullying) masih menjadi tantangan serius dalam dunia pendidikan yang membutuhkan solusi nyata serta wadah pengaduan yang aman bagi para siswa. Guna mengatasi permasalahan tersebut, mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) Kelas PKn C Proyek Kepemimpinan menggelar Workshop Ruang Gaung di SMPN 10 Malang pada Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Laboratorium IPA SMPN 10 Malang ini mengusung tema “Membangun Keberanian Bersuara dan Budaya Sekolah Aman”. Berfokus pada upaya pencegahan bullying, workshop ini diikuti oleh 23 murid kelas VII yang dibekali pemahaman mendalam mengenai bahaya perundungan sekaligus dikenalkan pada inovasi digital platform pengaduan privat bernama Website Ruang Gaung.
Edukasi Bahaya Perundungan dan Pentingnya Menciptakan Budaya Sekolah Aman
Sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan iklim belajar yang kondusif, materi utama dalam workshop ini disampaikan langsung oleh Bilgis Bayuti Anugera Millenium, S.Pd., selaku Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMPN 10 Malang. Dalam pemaparannya, beliau mengupas secara komprehensif mengenai definisi bullying, berbagai bentuk perundungan—mulai dari verbal, fisik, hingga cyberbullying—serta dampak psikologis yang dapat dialami oleh korban.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif dan komunikatif. Murid tidak hanya mendengarkan ceramah, tetapi juga diajak untuk berdiskusi aktif dan menyampaikan pertanyaan dalam sesi tanya jawab. Antusiasme para peserta terlihat jelas saat mereka membagikan pandangan serta pengalaman seputar dinamika pertemanan di sekolah. Melalui pendekatan ini, kesadaran siswa akan pentingnya saling peduli dan menjaga lingkungan sekolah dari aksi bullying dapat terbangun secara alami.

Inovasi Website Ruang Gaung: Platform Pengaduan Privat dan Aman Bagi Murid
Salah satu agenda krusial dalam Workshop Ruang Gaung di SMPN 10 Malang adalah pengenalan Website Ruang Gaung. Platform digital ini dirancang khusus oleh Tim Kelas C Proyek Kepemimpinan PPG Unikama sebagai sarana komunikasi serta pengaduan yang menjaga kerahasiaan (privasi) murid.
Selama sesi pelatihan, tim mahasiswa memberikan pendampingan langsung (step-by-step) kepada 23 murid kelas VII dalam mengakses dan memanfaatkan fitur-fitur yang ada di dalam website. Melalui Website Ruang Gaung, murid yang mengalami perundungan, menjadi saksi aksi bullying, atau memiliki permasalahan pribadi yang sulit diungkapkan secara langsung kini memiliki saluran resmi yang aman untuk bersuara tanpa rasa takut.
Fitur Utama dan Manfaat Website Ruang Gaung bagi Lingkungan Sekolah
Jaminan Kerahasiaan Identitas: Memberikan rasa aman penuh bagi pelapor (whistleblower) atau korban bullying.
Kemudahan Akses Digital: Dapat diakses kapan saja oleh murid melalui perangkat pintar (smartphone) atau komputer sekolah.
Respon Cepat Tim Bimbingan Konseling: Memudahkan Guru BK dalam memetakan, memantau, serta menindaklanjuti potensi kasus perundungan secara dini.
Ruang Literasi Digital dan Edukasi: Menyediakan materi edukatif seputar hak-hak anak dan pencegahan kekerasan di sekolah.
Sambutan Positif dan Kolaborasi Nyata Demi Masa Depan Pendidikan di Malang
Inisiatif yang dihadirkan oleh mahasiswa PPG Universitas PGRI Kanjuruhan Malang ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah, baik jajaran guru maupun para murid. Kehadiran Website Ruang Gaung dinilai sebagai langkah konkret yang relevan dengan kebutuhan generasi digital saat ini dalam memperkuat sistem perlindungan anak di lingkungan sekolah.
Rangkaian acara berjalan dengan lancar, tertib, dan terstruktur sesuai rancangan susunan acara panitia. Melalui keberhasilan Workshop Ruang Gaung di SMPN 10 Malang, diharapkan sinergi antara akademisi PPG Unikama dan satuan pendidikan ini dapat menjadi pemantik lahirnya sekolah-sekolah ramah anak lainnya di Kota Malang yang bebas dari perundungan dan kaya akan keberanian bersuara.


