Menu

Mahasiswa KKN Unikama Sukseskan Gernas Baku

UNIKAMA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) di Desa Tlogosari-Dampit menggandeng 228 wali murid serta siswa siswi TK dan PAUD. Kegiatan ini dalam berupa seminar literasi sejak dini. Seminar yang merupakan program kerja pokok dari kelompok 2 mahasiswa KKN Unikama ini berlangsung mulai pukul 8 WIB hingga 11 WIB di pendopo balai desa Tlogosari.

Seminar ini bertujuan untuk melanjuti program pemerintah Gerakan Nasional Orang Tua Membacakan Buku atau yang biasa disebut “Gernas Baku”. Disamping itu juga bertujuan untuk menyemangati sekaligus memberikan kiat-kiat kepada para orang tua agar mengenalkan literasi kepada putra putri mereka sejak dini. Dalam Gernas Baku semacam ini diharapkan orang tua dituntut utuk menjabarkan isi yang terkandung dalam buku untuk meningkatkan minat baca anak, harap Muzeki (27), sebagai pemateri.

Seminar yang berlangsung 27/7 ini mendatangkan dua pemateri dari Malang. Tidak tanggung-tanggung, pemateri pertama merupakan pendiri Kampung Cerdas Ceria Galeri Kreatif, Muzeki. Menariknya, Mahasiswa KKN Unikama juga berkolaborasi dengan pendiri Omah Ilmu, Alfiati Maghfiroh untuk mensuksesnya acara ini.

Setelah memaparkan materi Gernas Baku, pria yang berdomisili di Bantur ini mengajak wali murid untuk mempraktikkan dengan cara membacakan cerita bergambar kepada anaknya masing-masing.

Salah satu acara unggulan dalam seminar ini ialah praktek membuat big book yang dilakukan oleh wali murid. Big book sendiri merupakan salah satu media pembelajaran untuk mengenalkan suatu tema kepada anak-anak. Salah satu contoh tema yang dibuat oleh kelompok B yang beranggotakan sepuluh orang ialah “buah berduri” seperti salak, durian, nangka dsb.

Antusias peserta yang notabene ibu rumah tangga terlihat sangat tinggi, terbukti dari kerjasama antar anggota yang mampu menyelesaikan satu tema dalam kurun waktu 40 menit. Hal tersebut juga diutarakan oleh Ninik yang merupakan salah satu pengajar di TK PGRI 4 Tlogosari.

“Kegiatan semacam ini bisa meningkatkan silaturahmi antar sekolah, guru dan wali murid mbak” paparnya.

Tidak hanya itu, keikutsertaan murid-murid juga menambah semarak kegiatan ini. Kegiatan Gernas Baku yang berjudul “Membaca itu menyenangkan, Membaca itu menambah pengetahuan”, mendapatkan apresiasi dari pemerintah desa Tlogosari.

Terbukti, Suyatno selaku sekretaris desa mengungkapkan bahwa seharusnya orang tua juga ikut serta dalam mendidik dan mengawasi perkembangan anak. “’Tidak hanya menyerahkan tanggung jawab kepada pihak sekolah. Saya berharap dengan diadakannya kegiatan seperti ini bisa membantu masyarakat dalam mensukseskan program pemerintah,” harapnya. (Wiji_HMJF)