Menu

Rektor Unikama Harapkan Adanya Keberlanjutan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Sumbermanjing

UNIKAMA – Desa Sumbermanjing merupakan salah satu tempat yang dikunjungi oleh Rektor Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) kemarin (10/08) saat melakukan monitoring dan evaluasi (Monev). Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Nyamik Rahayu Sesanti, M.Pd ini membantu warga masyarakat sekitar untuk membuat inovasi rasa terbaru dari kopi dan membuat kemasan yang lebih modern. Sehingga kopi ini bisa memiliki harga jual yang tinggi dan layak bersaing dengan kopi kemasan di pasaran.

Selain petani tebu penduduk di Desa Sumbermanjing ini Mayoritas adalah warga penghasil kopi yang dulunya hanya menjual kopi berkemasan plastik dan terlihat tidak menarik. Tidak ada label tertentu yang menjadi ciri khas kopi tersebut. Rasa yang dijual pun hanya 1 varian yaitu original, padahal di pasaran sudah banyak inovasi-inovasi rasa kopi terbaru.

Oleh karena itu, mahasiswa Unikama membantu warga masyarakat menyulap kopi yang awalnya rasa original menjadi berbagai varian rasa seperti chocolate dan vanilla latte. Kemasannya juga diperbaharui, lebih modern dan ditambahkan label Soemawe Coffee. Seperti yang diungkapkan oleh Koordinator Desa (Kordes) Sumbermanjing berikut ini “Pertama-tama kita melakukan penyuluhan mengenai kopi agar lebih berkembang. Dulunya warga menjualnya hanya dengan kemasan plastik biasa dan dengan satu varian rasa saja, namun disini dikembangkan dengan packaging yang menarik dan dengan varian rasa chocolate maupun vanilla latte,” jelas Sukma Riski Lesatari.

Biasanya setelah mahasiswa KKN selesai karya dan produk-produk tidak dapat berlanjut dan berhenti. Sangat perlu sekali membuat masyarakat terus melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh mahasiswa dan bisa mengembangkan potensi yang dimiliki Kecamatan Sumawe. Hal yang berdampak positif ini akan meningkatkan perekonomian warga masyarakat.

Dr. Pieter Sahertian, M.Si selaku Rektor Unikama menerangkan, bahwa nantinya jika waktu KKN Mahasiswa ini berakhir, baik itu karya atau produk lainnya yang dibuat dapat dilanjutkan dan memiliki dampak positif bagi warga masyarakat sekitar dan juga dapat mengisi outlet AGROMART Unikama.

“Harapan saya hal ini tidak berhenti di sini. Ada keberlanjutan dari masyarakat, dari dosen maupun mahasiswa, sehingga bisa menjadi sebuah desa binaan yang bisa terus berkembang. Itu yang kami harapkan, jika warga masyarakat menemui kesulitan juga bisa langsung menghubungi mahasiswa ataupun DPL,” tambahnya.

Sementara itu, Sujono sebagai Kepala Desa Sumbermanjing Wetan mengungkapkan, dengan adanya inovasi terbaru yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Unikama bisa lebih mengembangkan industri kopi di Sumawe.

“Kami sangat berterima kasih dan bangga adanya mahasiswa KKN Unikama memberikan perubahan nilai ekonomis, jika dulu pengemasan hanya biasa saja, kali ini lebih modern, jika dulu rasa kopi hanya original kini sudah berinovasi menjadi beberapa varian rasa,” jelasnya

Kedepannya diharapkan Unikama bisa memberikan pelatihan ataupun penyuluhan untuk kemajuan desa, dan bisa selalu mengirimkan mahasiswa KKN untuk pemberdayaan masyarakat desa menjadi lebih baik lagi. (Ash)