Unikama Antisipasi Pencegahan DBD

IMG_0440
Pelaksanaan fogging merupakan antisipasi dini untuk pencegahan penyakit berbahaya yang biasanya muncul pasca musim hujan, dimana saat ini air hujan biasa tergenang dan membuat nyamuk dapat mudah berkembang biak. Fogging atau pengkabutan menjadi salah satu metode yang sering digunakan dalam pemberantasan sarang nyamuk demam berdarah dengue (DBD). Pada metode ini, suatu lokasi disemprot dengan insektisida menggunakan mesin.
Untuk melakukan proses fogging, sebelumnya warga harus melaporkan terlebih dahulu kepada pihak Puskesmas tentang adanya kasus DBD. Selanjutnya pihak Puskesmas akan memeriksa jentik nyamuk penular DBD dirumah penderita dan rumah-rumah sekitarnya. Juga pada tempat umum yang diperkirakan menjadi sumber penularan penyakit.
Dalam mengatasi hal tersebut, Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) melakukan fogging dibeberapa perkampungan. Tujuan utama kegiatan ini untuk mencegah DBD yang banyak menyerang masyarakat. Selain itu, untuk mencegah terjadinya potensi meluasnya penyebaran penyakit pada wilayah tersebut, ungkap Nanang Puji Astika selaku tim fogging.
Kelompok fogging Unikama yang bekerjasama dengan Sar Kalimaya telah melakukan fogging dibeberapa kelurahan. Diantaranya, Tanjungrejo, Kendalpayak, Tirtomulyo, Bandungrejosari. Sedangkan kelurahan Parangargo Wagir dan perumahan LPK belum difogging. Pastinya dua tempat tersebut nanti akan defogging juga.
“Untuk kegiatan fogging ini kami sudah menjadwalkannya di beberapa kelurahan. Untuk kecamatan nantinya akan kami lakukan juga. Sedangkan untuk kelurahan terus akan kami pantau. Makanya, untuk menghindari meluasnya DBD kami sarankan kepada masyarakat untuk mengajukan ke kelurahan masing-masing untuk langsung dilakukan fogging” ungkap Nanang. (mdinog)