Malang, 21 September 2026 – Di era transformasi digital yang kian pesat, penguasaan ekosistem pembelajaran daring menjadi kompetensi wajib bagi setiap mahasiswa baru. Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) melalui agenda Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unikama 2026 membekali para Adipati Kanjuruhan dengan pemahaman mendalam tentang sistem pembelajaran daring dan layanan akademik digital yang akan menjadi tulang punggung perkuliahan mereka.
Materi bertajuk “Mengenali Ekosistem dan Pembelajaran Daring di Unikama” ini disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Pengembangan Sistem Informasi dan Komunikasi Unikama, Bapak Abdul Aziz, S.Kom., M.Kom., di hadapan ribuan mahasiswa baru yang memenuhi Aula Sarwakirti.
SPADA Unikama: Pusat Pembelajaran Daring yang Interaktif
Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) menjadi salah satu pilar utama ekosistem akademik digital di Unikama. Platform ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif, memungkinkan mahasiswa mengakses materi perkuliahan kapan saja dan di mana saja .
SPADA Unikama bukan sekadar repositori materi, melainkan sebuah lingkungan pembelajaran yang komprehensif. Di dalamnya, mahasiswa dapat menemukan berbagai fitur yang mendukung proses belajar mengajar secara efektif dan efisien. Kepala Pusat Pengembangan Sistem Informasi dan Komunikasi Unikama menekankan bahwa penguasaan platform ini akan sangat menentukan kesuksesan akademik mahasiswa selama menempuh studi.
Fitur-Fitur Unggulan SPADA untuk Mahasiswa Baru Unikama
Dalam paparannya, Abdul Aziz merinci beberapa fitur penting yang wajib diketahui oleh setiap mahasiswa baru Unikama. Fitur-fitur ini dirancang untuk menciptakan pengalaman pembelajaran daring yang tidak hanya informatif, tetapi juga kolaboratif.
Forum Diskusi dan Chat Realtime menjadi salah satu keunggulan SPADA. Mahasiswa dapat berinteraksi langsung dengan dosen dan sesama teman sekelas tanpa terbatas ruang dan waktu. Pembentukan grup belajar dan kelas memungkinkan kolaborasi yang lebih terstruktur, memudahkan mahasiswa untuk berdiskusi, bertukar ide, dan menyelesaikan tugas bersama.
Latihan dan Kuis Digital menjadi sarana evaluasi pembelajaran yang interaktif. Mahasiswa dapat mengukur pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari melalui berbagai bentuk asesmen yang tersedia. Selain itu, terdapat grafik tracking keaktifan belajar yang memungkinkan mahasiswa memantau progres akademik mereka secara mandiri.
Drop Box untuk Tugas memudahkan pengumpulan tugas secara terorganisir. Mahasiswa tidak perlu lagi khawatir tentang kehilangan dokumen atau tenggat waktu yang terlewat, karena semua tersimpan dalam sistem yang terintegrasi.
SIAKAD Unikama: Gerbang Layanan Akademik Digital
Selain SPADA, mahasiswa baru Unikama juga diperkenalkan dengan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD). SIAKAD merupakan platform terintegrasi yang mengelola berbagai aspek administrasi akademik, mulai dari Kartu Rencana Studi (KRS), jadwal kuliah, hingga hasil ujian.
Langkah-Langkah Mengakses SIAKAD Unikama
Abdul Aziz memandu peserta PKKMB untuk memahami langkah-langkah mengakses SIAKAD. Mahasiswa dapat mengunjungi laman resmi siakad.unikama.ac.id dan melakukan login menggunakan Nomor Pokok Mahasiswa (NPM) serta password yang telah diberikan .
Setelah berhasil masuk, mahasiswa dapat mengakses berbagai fitur yang tersedia. Deskripsi mata kuliah memberikan gambaran menyeluruh tentang kompetensi yang akan dicapai. Materi dan dokumen perkuliahan tersedia untuk diunduh, sementara pengumuman dan agenda kampus memastikan mahasiswa tidak melewatkan informasi penting.
Fitur SIAKAD untuk Mendukung Kesuksesan Akademik
SIAKAD Unikama dirancang untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa yang berhubungan dengan proses administrasi akademik . Melalui platform ini, mahasiswa dapat melakukan pendaftaran mata kuliah, melihat jadwal kuliah, mengakses nilai hasil ujian, serta memantau status akademik mereka secara keseluruhan.
Penguasaan SIAKAD menjadi keterampilan dasar yang harus dimiliki setiap mahasiswa baru Unikama. Sistem ini menjadi jembatan antara mahasiswa dengan berbagai layanan akademik yang tersedia di kampus.
Ekosistem Digital Unikama sebagai Fondasi Pembelajaran Modern
Integrasi antara SPADA dan SIAKAD menciptakan ekosistem pembelajaran yang holistik di Unikama. Kedua platform ini saling melengkapi, memastikan bahwa mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang optimal baik dari sisi konten maupun administrasi.
Dalam kesempatan tersebut, Abdul Aziz menegaskan bahwa integrasi digital akademik di Unikama bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan sebuah strategi fundamental untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. “Integrasi digital akademik di Unikama adalah wujud komitmen kami dalam menghadirkan layanan pendidikan yang terpadu, efisien, dan berpusat pada kebutuhan mahasiswa. Melalui sinergi antara SPADA dan SIAKAD, kami memastikan setiap mahasiswa mendapatkan pengalaman akademik yang mulus, transparan, dan akuntabel dari awal hingga akhir masa studinya,” ujar Abdul Aziz dengan penuh keyakinan di hadapan para Adipati Kanjuruhan.
Unikama terus berkomitmen untuk mengembangkan infrastruktur digitalnya. Hal ini sejalan dengan visi universitas untuk menghasilkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan berdaya saing global . Penguasaan teknologi pembelajaran menjadi salah satu kunci utama dalam menghadapi tantangan era kecerdasan buatan dan transformasi digital yang semakin cepat.
Harapan untuk Adipati Kanjuruhan di Era Digital
Melalui materi ini, para mahasiswa baru Unikama diharapkan mampu memanfaatkan seluruh fasilitas digital yang tersedia secara maksimal. SPADA dan SIAKAD bukan hanya alat, tetapi menjadi mitra dalam perjalanan akademik mahasiswa. Dengan penguasaan yang baik, mahasiswa dapat lebih fokus pada pengembangan kompetensi dan pencapaian prestasi.
Abdul Aziz menutup sesinya dengan pesan agar mahasiswa tidak ragu untuk mengeksplorasi setiap fitur yang tersedia. Dukungan teknis dari Pusat Pengembangan Sistem Informasi dan Komunikasi Unikama selalu terbuka bagi mahasiswa yang membutuhkan bantuan dalam mengakses ekosistem pembelajaran daring ini.
Dengan pembekalan ini, para Adipati Kanjuruhan 2026 diharapkan dapat memulai perjalanan akademik mereka dengan percaya diri, siap menghadapi tantangan pembelajaran modern, dan mampu memanfaatkan teknologi untuk meraih kesuksesan di Unikama.


