MALANG – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan berdaya saing global melalui pembekalan sertifikasi BNSP Unikama bagi ribuan mahasiswa baru. Memasuki dunia perkuliahan, para calon profesional muda ini disiapkan untuk tidak hanya menguasai teori akademis, tetapi juga mengantongi bukti kompetensi resmi yang diakui secara nasional maupun internasional. Pembekalan strategis ini disampaikan dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di Gedung Sarwakirti, Selasa (22/9/2026).
Langkah proaktif Unikama ini menjadi fondasi penting dalam menjawab tantangan pasar kerja yang kian kompetitif. Di hadapan ribuan mahasiswa baru yang akrab disapa Adipati Kanjuruhan, paparan mengenai pentingnya lisensi profesi menjadi sorotan utama. Kampus berjuluk Multicultural University ini bertekad memastikan setiap lulusannya memiliki portofolio keahlian yang teruji serta siap diserap oleh industri sejak hari pertama menginjakkan kaki di perguruan tinggi.
Penguatan Standar Kompetensi Mahasiswa Lewat Lembaga Sertifikasi Profession (LSP) Unikama
Masa perkuliahan merupakan momentum keemasan untuk membangun nilai tambah diri sebelum melangkah ke dunia kerja. Unikama memfasilitasi kebutuhan tersebut melalui keberadaan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang terlisensi langsung oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Keberadaan lembaga ini menjadi jaminan kualitas bahwa kurikulum serta praktik pembelajaran di Unikama selaras dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh berbagai sektor industri.
Direktur LSP Unikama, Dr. Sulistyo, M.Ak., memaparkan secara detail peran vital sertifikasi profesi sebagai pendamping ijazah. Dosen aktif di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unikama tersebut menjelaskan bahwa persaingan dunia kerja saat ini tidak lagi hanya melihat nilai akademik, melainkan bukti otentik atas keterampilan spesifik yang dimiliki oleh seorang sarjana.
Pentingnya Sertifikasi BNSP Unikama sebagai Pembeda Utama Lulusan di Dunia Kerja
Ijazah perguruan tinggi menandakan bahwa seorang mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan formal, namun sertifikasi kompetensi menjadi bukti bahwa keterampilan teknis kandidat telah diuji sesuai standar nasional. Dalam sesi pembekalan, Dr. Sulistyo, M.Ak. menggarisbawahi pentingnya kesadaran berkarir sejak dini agar mahasiswa dapat merencanakan pengambilan skema sertifikasi yang relevan dengan program studi masing-masing.

“Ijazah memberikan pengakuan akademik, sedangkan sertifikat BNSP memberikan pengakuan atas kompetensi kerja nyata. Ketika merambah pasar kerja, rekruter akan melihat sejauh mana kandidat siap langsung bekerja tanpa perlu pelatihan dasar yang memakan waktu lama. Di situlah letak keunggulan lulusan yang teruji secara lisensi,” ujar Dr. Sulistyo, M.Ak.
Jenis Skema Keahlian Terlisensi dan Kemudahan Akses Uji Kompetensi Kampus
LSP Unikama menyediakan berbagai pilihan skema sertifikasi yang mencakup beragam disiplin ilmu, mulai dari bidang bisnis, akuntansi, teknologi informasi, hingga pendidikan dan kewirausahaan. Kedepannya, LSP Unikama juga akan membuka skema terkait bahasa yang sekarang dalam tahap pengajuan. Seluruh proses uji kompetensi dirancang serta diuji oleh para asesor profesional teruji. Mahasiswa baru didorong untuk memanfaatkan fasilitas ini secara optimal sepanjang perjalanan akademis di Unikama.
Akses pengujian yang terintegrasi di dalam lingkungan kampus memberikan kemudahan serta efisiensi bagi seluruh mahasiswa. Dr. Sulistyo, M.Ak. menambahkan bahwa ketersediaan fasilitas uji kompetensi internal ini merupakan salah satu bentuk dukungan penuh kampus terhadap kelancaran karir para mahasiswa.
Strategi Membangun Portofolio Unggul dan Kesiapan Karir Sejak Awal Perkuliahan
Kesiapan kerja tidak dapat dibangun secara instan menjelang kelulusan, melainkan harus dirancang secara sistematis sejak semester awal. Unikama memfasilitasi mahasiswa untuk menyusun pemetaan kompetensi mandiri. Melalui integrasi antara kegiatan perkuliahan, organisasi mahasiswa, dan program sertifikasi, Adipati Kanjuruhan diarahkan untuk memiliki daya saing yang utuh baik dari sisi hard skills maupun soft skills.
Sinergi antara pembekalan teori di kelas dan pengujian praktik di LSP Unikama menciptakan lulusan yang percaya diri serta adaptif terhadap dinamika industri 4.0. Pendekatan ini terbukti meningkatkan daya tawar alumni Unikama di mata para pengusaha dan instansi perekrut.
Peran Lisensi Resmi BNSP dalam Meningkatkan Daya Tawar Lulusan di Sektor Industri
Lisensi yang dikeluarkan oleh BNSP memiliki rekognisi resmi dari negara serta diakui di kawasan regional seperti ASEAN. Keunggulan sertifikasi ini menjadi jembatan bagi mahasiswa Unikama untuk menembus batas karir nasional maupun internasional. Perusahaan berskala global cenderung mengutamakan calon tenaga kerja yang telah mengantongi lisensi profesi terstandarisasi.
“Sertifikasi kompetensi adalah paspor profesional bagi para lulusan. Ketika lulus membawa ijazah disertai sertifikat BNSP, kepercayaan diri saat menghadapi seleksi kerja akan jauh lebih tinggi karena kapasitas diri telah tervalidasi secara resmi oleh negara,” tegas Dr. Sulistyo, M.Ak.
Komitmen Unikama dalam Menciptakan SDM Unggul dan Siap Kerja
Penyelenggaraan materi sertifikasi pada pembukaan PKKMB 2026 menegaskan posisi Unikama sebagai institusi pencetak sumber daya manusia berprestasi. Kampus tidak hanya berfokus pada kelancaran proses belajar-mengajar di kelas, tetapi juga mengawal kesuksesan alumni hingga terserap di pasar kerja atau sukses membangun usaha mandiri.
Semangat yang ditanamkan kepada Adipati Kanjuruhan pada hari pelaksanaan PKKMB diharapkan menjadi pemicu motivasi untuk terus mengukir prestasi. Lewat pembekalan terstruktur, Unikama optimistis dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga terampil, profesional, serta siap memimpin di masa depan.


