UNIKAMA
Bedah Buku Unikama Ungkap Rahasia Cinta Ilahi dan Spiritualitas Pendidikan Karakter

Bedah Buku Unikama Ungkap Rahasia Cinta Ilahi dan Spiritualitas Pendidikan Karakter

Bedah Buku Unikama

Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar kegiatan bedah buku bekerja sama dengan penerbit Gramedia sebagai bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unikama 2026 untuk menyambut para mahasiswa baru yang dikenal sebagai Adipati Kanjuruhan. Berlangsung khidmat di Gedung Sarwakirti pada Kamis (24/9/2026), kegiatan literasi dan penguatan mental ini menghadirkan dua akademisi sekaligus penulis nasional, yaitu Ahmad Dhofir Zuhri dan Dr. Sita Acetylena, M.Pd., untuk mengupas karya fenomenal Secret of Divine Love karya A. Helwa. Melalui pencerahan mendalam mengenai esensi agama yang berlandaskan kasih sayang serta pentingnya memanusiakan manusia, Unikama menegaskan komitmennya sebagai kampus berwawasan multikultural yang berfokus membentuk generasi muda berintelektual tinggi, berkarakter luhur, dan berjiwa humanis.

Sinergi Akademisi dan Penerbit Literasi Dorong Penguatan Karakter Mahasiswa Baru

Sinergi antara perguruan tinggi dan industri penerbitan menjadi pilar utama dalam membangun atmosfer akademik yang inklusif serta kaya akan wawasan literasi. Melalui penyelenggaraan bedah buku di tengah agenda PKKMB Unikama 2026, Unikama tidak hanya membekali mahasiswa baru dengan kesiapan akademis, tetapi juga memperkokoh fondasi mental dan spiritual mereka. Kerja sama strategis bersama Penerbit Elex Media Komputindo (Kompas Gramedia Group) ini menegaskan komitmen kampus dalam menghadirkan ruang diskusi berkualitas yang mampu memantik daya kritis serta kepekaan sosial para Adipati Kanjuruhan sejak hari pertama mereka menginjakkan kaki di perguruan tinggi.

Integrasi Nilai Humanisme dan Kebijaksanaan Lokal dalam Orientasi Kampus

Mewakili pimpinan perguruan tinggi, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unikama, Dr. Choirul Huda, M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kajian literasi mendalam bagi para peserta orientasi. Pemilihan buku spiritual di tengah masa pengenalan kampus dinilai mampu memberikan dorongan mental dan fondasi karakter yang kokoh bagi mahasiswa baru.

“Ahmad Dhofir Zuhri menulis juga buku Filosofi Pemalas, itu bagus banget. Hari ini kita mencoba membedah suatu buku yang insyaAllah sangat baik, baik sekali. Di khazanah Islam, kita mengenal ada Rabiah Al-Adawiyah bagaimana beliau mencari cinta, mencari Keilahian dan segalanya. Monggo mari kita mencoba merenung hari ini, mencoba sedikit kembali mendengarkan wejangan-wejangan tetesan yang hari ini kita butuhkan,” ujar Dr. Choirul Huda, M.Si. saat memberikan sambutan.

Inisiasi Kolaborasi Berkelanjutan bersama Gramedia di Wilayah Malang

Dukungan penuh terhadap pengembangan ekosistem membaca dan menulis di lingkungan kampus turut ditegaskan oleh pihak industri penerbitan. Perwakilan Tim Gramedia dari Penerbit Elex Media Komputindo, Hediansyah menyatakan komitmennya untuk terus menjalin kerja sama strategis bersama Unikama.

“Terima kasih telah bersedia untuk kerja sama dengan Gramedia. Saya mewakili dari penerbit, dari Kompas Gramedia Group, Penerbit Elex Media Komputindo. Dalam diskusi kali ini, kita membahas buku Secret of Divine Love. Di sini kita akan mulai bagaimana mempelajari agama itu bukan cuma atas dasar harus, wajib, kalau tidak dikerjakan dosa, kalau dikerjakan dapat pahala, tidak cuma itu. Di situ kita akan membahas bagaimana agama ini didasari dan dikerjakan atas dasar cinta. Sekiranya kehadiran kami tidak cuma hanya sampai di sini saja, tetapi akan ada lagi ke depannya kolaborasi-kolaborasi yang lain, entah mendatangkan penulis dari Gramedia, kerja sama penerbitan buku, atau menampung aspirasi mahasiswa yang ingin berkecimpung memperjuangkan dunia literasi khususnya di Indonesia dan di daerah Malang ini,” ungkap editor buku Elex Media Komputindo tersebut.

Transformasi Mahasiswa Melalui Pendekatan Tasawuf dan Kasih Sayang

Proses pembelajaran di perguruan tinggi menuntut transformasi paradigma dari pemikiran dogmatis menuju pemahaman mendalam yang berbasis compassion dan empati kemanusiaan. Diskusi bedah buku ini membuka ruang kontemplasi bagi para mahasiswa baru untuk memahami bahwa ilmu pengetahuan dan nilai-nilai spiritual harus berjalan selaras. Lewat pendekatan tasawuf yang menyejukkan serta gagasan pendidikan karakter yang transformatif, mahasiswa diajak untuk merefleksikan kembali hakikat diri, memperkuat kesehatan mental melalui kesadaran self-love, serta menjadikan kasih sayang sebagai landasan utama dalam berinteraksi di lingkungan bermasyarakat.

Perspektif Ahmad Dhofir Zuhri tentang Esensi Beragama dan Memanusiakan Manusia

Penulis buku Filsafat Timur (Bukan) untuk Pemalas, Ahmad Dhofir Zuhri atau yang akrab dipanggil Gus Dhofir, memaparkan makna hakiki beragama dari sudut pandang tasawuf. Penerjemah karya A. Helwa ini menyoroti fenomena sosial di mana ajaran agama sering kali dipahami secara kaku sehingga mengabaikan sisi kemanusiaan.

“Jadi betapa banyak di antara kita yang tanda kutip mabuk agama, dia lupa bahwa tujuan beragama itu adalah menjadi manusia. Jadi tujuan agama kata penulis buku ini adalah di teks aslinya how to humanize human being, memanusiakan manusia. Ta’nisul insan kata tasawuf sebenarnya, memanusiakan manusia. Baru yang kedua nanti ta’nisul ilah, memanusiakan nilai-nilai Tuhan,” jelas Gus Dhofir di hadapan ribuan Adipati Kanjuruhan.

Konstruksi Cinta dan Kekuatan Perempuan Menurut Dr. Sita Acetylena

Penulis buku Pendidikan Karakter Ki Hadjar Dewantara, Dr. Sita Acetylena, M.Pd., melengkapi diskusi dengan mengulas kekuatan cinta serta peran perempuan dari sudut pandang pendidikan karakter. Akademisi ini menekankan pentingnya penerimaan tanpa syarat yang dicontohkan oleh sosok ibu sebagai refleksi cinta tertinggi di dunia.

“Siapakah pusat cinta di bumi, di dunia ini? Yaitu adalah seorang ibu. Tidak ada manusia siapapun di dunia ini yang ikhlas menerima segala kekurangan, kelebihan orang lain yaitu anaknya. Bagi calon ibu dan menjadi anak merasakan kasih sayang ibu, laki-laki perempuan sama. Nah di sini saya ingin menekankan bahwa Helwa membuktikan bahwa seorang perempuan memiliki sebuah kekuatan yang luar biasa dan dibutuhkan untuk dunia ini, yaitu kekuatan spiritual berupa cinta. Betapa hebat pun laki-laki mengelola dunia ini, tanpa kekuatan cinta dari seorang perempuan dan dari seorang ibu yang penuh keikhlasan, tidak akan berhasil,” paparnya.

Dr. Sita Acetylena, M.Pd. juga mengajak seluruh peserta untuk menghidupkan kembali empati serta melakukan kesadaran self-love sebelum menebarkan kebaikan kepada masyarakat luas.

“Pertama yang harus kita lakukan adalah menghidupkan diri kita yang mungkin sedang pingsan atau sedang mati suri, lupa kalau kita adalah manusia yang punya hati dan punya kekuatan yang luar biasa yaitu adalah kekuatan cinta. Cinta tidak pernah jauh dari kehidupan manusia dan memang harus selalu hadir, karena itu membuktikan kita adalah manusia. Orang yang tidak punya cinta, dia bukan manusia. Sebelum kita mencintai orang lain, apalagi mencintai Tuhan, cintailah diri kita sendiri dulu. Mencintai diri bukan egois, tapi diri kita harus kita hargai, harus kita tumbuhkan, kita upgrade, kita bahagiakan, kita harus bahagia,” tambah Dr. Sita Acetylena, M.Pd.

Pelaksanaan bedah buku di Gedung Sarwakirti ini menegaskan komitmen Universitas Kanjuruhan Malang sebagai kampus multikultural yang mengedepankan pembentukan intelektual berkarakter, beretika, serta berwawasan literasi luas. Lewat pemahaman mendalam mengenai nilai kemanusiaan dan spiritualitas, mahasiswa baru Unikama diharapkan siap melangkah menempuh pendidikan tinggi dengan semangat kepedulian sosial yang tinggi.

Topik :
WhatsApp
Facebook
X
LinkedIn
Telegram
Pencarian
Daftar Isi
Penulis Berita
Eka Setyowati Febriyanti, S.Pd.
Staff Humas Unikama

Saya biasa dipanggil Eka dan dikenal sebagai pribadi yang kreatif. Pendidikan terakhir saya adalah Sarjana di bidang Pendidikan , namun saya juga memiliki keterampilan dalam bidang fotografi, desain dan administrasi. Berdiskusi dan belajar hal baru juga merupakan hal yang saya gemari untuk menambah keterampilan yang saya miliki.

Kategori Berita UNIKAMA
Berita Lainya

Berita Menarik UNIKAMA Lainya

Scroll to Top
WhatsApp