Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) sukses menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Cultureverse 2026: Global Intercultural Communication” pada Jumat, 26/6/2026 di Aula Sarwakirti Unikama. Kegiatan yang digelar oleh mahasiswa angkatan 2023 ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran mata kuliah Intercultural Communication yang menghadirkan berbagai budaya dari berbagai negara dalam satu ruang edukatif dan interaktif.
Melalui konsep “universe of cultures”, mahasiswa menampilkan beragam booth budaya dunia lengkap dengan kostum tradisional, pertunjukan budaya, hingga berbagai informasi mengenai kebiasaan dan karakteristik masyarakat dari berbagai negara. Acara ini menjadi wadah pembelajaran nyata mengenai pentingnya komunikasi lintas budaya di era global.

Ketua pelaksana sekaligus perwakilan mahasiswa angkatan 2023, Almira Zada, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Almira mengungkapkan bahwa Cultureverse 2026 menjadi salah satu momen berharga bagi mahasiswa sebelum menjalani berbagai agenda akademik selanjutnya seperti KKN dan ALP.
“Cultureverse 2026 adalah semesta budaya. Hari ini kami mencoba membangun ruang di mana berbagai budaya dunia dapat hadir bersama dalam satu tempat. Meski persiapannya tidak mudah, melihat seluruh booth berdiri, kostum yang siap dikenakan, dan antusiasme semua yang hadir membuat semuanya terasa sangat berarti,” ungkapnya.
Almira Zada juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ujian akhir mata kuliah, tetapi juga menjadi momen kebersamaan yang berkesan bagi mahasiswa angkatan 2023.
Sementara itu, Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni Unikama, Dr. Teguh Sulistyo, M.Pd, turut memberikan apresiasi terhadap kreativitas mahasiswa dalam menghadirkan kegiatan bertema komunikasi antarbudaya tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti Cultureverse sangat relevan dengan perkembangan dunia global saat ini.

Dalam sambutannya, Dr. Teguh Sulistyo, M.Pd menekankan pentingnya memahami keberagaman budaya, baik melalui komunikasi verbal maupun non-verbal. Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menghindari sikap etnosentrisme dan stereotip terhadap budaya lain.
“Kita hidup di dunia yang sangat berwarna. Setiap orang memiliki cara berbeda dalam mengekspresikan diri sesuai budaya masing-masing. Karena itu, dalam intercultural communication kita harus membangun rasa saling menghormati dan tidak menilai orang lain berdasarkan perspektif kita sendiri,” jelasnya.
Beliau juga berharap kegiatan Cultureverse dapat menjadi agenda tahunan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Unikama karena dinilai mampu memberikan pengalaman belajar yang aplikatif sekaligus memperkuat wawasan global mahasiswa.
Kegiatan semakin menarik dengan hadirnya berbagai penampilan budaya dan diskusi mengenai isu budaya serta teknologi digital bersama narasumber internasional. Antusiasme mahasiswa dan pengunjung terlihat sepanjang acara berlangsung, menjadikan Cultureverse 2026 sebagai ruang kolaboratif untuk belajar, berbagi, dan merayakan keberagaman budaya dunia.
Related posts:
- Mengenal Program Studi di Unikama dan Prospek Karier Lulusannya
- Beyond Waste 2026: Kolaborasi Grand Mercure Malang Mirama dan Unikama Ubah Limbah Makanan Menjadi Peluang Ekonomi Berkelanjutan
- Mahasiswa Pendidikan Geografi Unikama Kaji Morfologi dan Hidrologi Estuari Pantai Malang Selatan
- FH Unikama Gelar Workshop Pengembangan Kurikulum Berbasis OBE untuk Perkuat Kualitas Akademik


