UNIKAMA
34 Tahun Mengabdi, Unikama Lepas Tenaga Kependidikan Memasuki Masa Purnatugas

34 Tahun Mengabdi, Unikama Lepas Tenaga Kependidikan Memasuki Masa Purnatugas

unikama

Malang, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar kegiatan Pelepasan Purna Tugas dan Pemberian Tali Asih bagi Tenaga Kependidikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian tenaga kependidikan di lingkungan universitas. Dalam kegiatan tersebut, Unikama melepas salah satu karyawan terbaiknya, Srijati, S.Pd., yang telah mengabdikan diri selama 34 tahun.

Pelepasan purna tugas tersebut berlangsung dalam suasana haru dan penuh kekeluargaan. Pimpinan, sivitas akademika, serta rekan kerja hadir untuk memberikan penghargaan sekaligus mengantarkan Srijati memasuki fase kehidupan berikutnya setelah puluhan tahun menjalankan tugas di Unikama.

34 Tahun Pengabdian untuk Unikama

Selama 34 tahun masa kerja, Srijati telah menjalankan berbagai tugas dan tanggung jawab di lingkungan Unikama. Ia pernah bertugas di Biro Administrasi Akademik (BAA) dan kemudian melanjutkan pengabdiannya di Biro Administrasi Umum (BAU).

Dedikasi tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan perkembangan Unikama. Berbagai pekerjaan administratif dan pelayanan yang dijalankan turut mendukung keberlangsungan aktivitas akademik maupun kelembagaan di lingkungan universitas.

Rektor Unikama, Prof. Dr. Sudi Dul Aji, M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan pelepasan purna tugas merupakan bentuk penghargaan sekaligus tradisi positif untuk mengantarkan rekan kerja yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya kembali kepada keluarga dan masyarakat.

“Yang kedua, tentu kegiatan seperti ini menjadi kegiatan yang positif karena selalu setiap kali ada rekan, teman, sejawat yang purnatugas, kita antarkan untuk kembali ke masyarakat,” ujar Prof. Sudi.

Menurutnya, masa purnatugas bukan berarti berakhirnya hubungan antara seorang karyawan dengan Unikama. Ia menegaskan bahwa Srijati tetap menjadi bagian dari keluarga besar Unikama.

Rektor Apresiasi Dedikasi dan Integritas Srijati

Dalam sambutannya, Rektor Unikama memberikan apresiasi terhadap dedikasi Srijati selama menjalankan tugas. Prof. Sudi menilai bahwa Srijati telah menunjukkan komitmen yang baik, baik ketika bertugas di BAA maupun di BAU.

Lebih lanjut, Rektor menyebut Srijati sebagai bagian dari keluarga Unikama. Kontribusi yang telah diberikan selama puluhan tahun dinilai telah menjadi bagian dari perjalanan institusi.

Prof. Sudi juga menyampaikan bahwa setiap individu dalam organisasi memiliki peran masing-masing. Tidak ada satu bagian yang dapat dianggap paling penting karena seluruh lini bekerja secara saling melengkapi.

“Apa pun di sana yang Mbak Sri lakukan, kalau tidak ada Mbak Sri ada sesuatu yang kurang, sehingga saling melengkapi. Sebuah organisasi tidak ada yang paling penting, semua di lini ini itu adalah bagian-bagian yang penting juga,” tutur Prof. Sudi.

Kepatuhan Menjadi Teladan

Selain dedikasi, Rektor Unikama juga menyoroti sikap Srijati dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kepatuhan terhadap tugas pokok dan fungsi merupakan nilai penting yang patut diteladani.

Sikap tersebut, lanjutnya, menjadi salah satu hal yang membuat pengabdian Srijati mendapatkan apresiasi dari pimpinan.

“Pelajaran yang saya sangat ambil dari Bu Sri ini adalah kepatuhan, ketaatan menjalankan tugas pokok dan fungsinya,” kata Sudi Dul Aji.

Prof. Sudi menambahkan bahwa nilai integritas dan tanggung jawab harus terus dijaga oleh setiap orang di mana pun berada. Menjalankan tugas sesuai tanggung jawab dan menjaga kepercayaan merupakan bagian penting dalam membangun organisasi yang sehat.

Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama Srijati menjalankan tugas terdapat kebijakan, sikap, maupun hal-hal lain dari pimpinan yang kurang berkenan.

“Manusia itu adalah gudangnya salah, namun kalau misalnya kita saling bisa memahami, tentu hubungan antarmanusia itu bisa berjalan dengan baik,” ungkapnya.

PPLP PT-PGRI Malang Berikan Apresiasi

Wakil Ketua PPLP PT-PGRI Malang, Dr. Nawaji, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas pengabdian Srijati. Ia menilai Srijati memiliki integritas yang kuat dalam menjalankan tugas. Selain itu, sikap ramah dan kebiasaannya tersenyum kepada orang lain juga menjadi hal yang dikenang oleh rekan-rekan kerja.

“Saya luar biasa sekali melihat integritasnya yang luar biasa. Luar biasa sekali, Mbak. Dan enggak pernah enggak senyum. Ketemu siapa pun selalu senyum,” ujarnya.

Dr. Nawaji, M.Pd. juga mengapresiasi kedisiplinan dan keaktifan Srijati selama mengabdikan diri di Unikama. Menurutnya, di berbagai tempat penugasan, Srijati mampu menjalankan tanggung jawabnya dengan baik.

Purnatugas Bukan Akhir dari Kekeluargaan

Dr. Nawaji, M.Pd. menegaskan bahwa kontribusi Srijati terhadap perkembangan Unikama akan tetap dikenang. Meskipun masa kerja formalnya telah berakhir, hubungan kekeluargaan dengan Unikama diharapkan tetap terjalin.

Ia berharap masa purnatugas dapat dimanfaatkan Srijati untuk lebih banyak meluangkan waktu bersama keluarga dan berkontribusi di tengah masyarakat.

“Torehan manis prestasi yang pernah ditorehkan di Unikama tidak akan dilupakan, tidak akan terlupakan untuk selama-lamanya,” kata Dr. Nawaji, M.Pd..

Pelepasan Srijati secara kelembagaan dilakukan setelah Rektor Unikama menyerahkan kembali proses purna tugas kepada PPLP PT PGRI Malang sebagai pihak yang memiliki kewenangan dalam proses pengangkatan dan pemberhentian pegawai.

Srijati: 34 Tahun Menjadi Bagian dari Perjalanan Hidup

Suasana haru semakin terasa ketika Srijati menyampaikan sambutan sebagai karyawan yang memasuki masa purnatugas. Ia mengungkapkan rasa syukur sekaligus haru karena telah menyelesaikan perjalanan panjang pengabdiannya di Unikama.

“Hari ini merupakan hari yang penuh makna bagi saya. Ada rasa syukur, penuh haru, karena telah sampai pada akhir perjalanan tugas dan pengabdian saya di sini,” ungkap Srijati.

Baginya, Unikama bukan sekadar tempat bekerja. Selama 34 tahun, berbagai pengalaman telah dilalui, mulai dari masa-masa penuh tantangan hingga keberhasilan yang menjadi bagian dari perjalanan hidupnya.

“Tempat ini bukan hanya sekadar tempat saya bekerja, melainkan telah menjadi bagian dari perjalanan hidup saya. Di sinilah saya telah menghabiskan sebagian besar waktu dan produktivitas saya,” tuturnya.

Menurut Srijati, pengalaman selama bekerja telah memberikan banyak pelajaran berharga. Suka dan duka, tantangan dan keberhasilan, serta masa-masa mudah dan sulit telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan pengabdiannya.

Mohon Maaf dan Sampaikan Terima Kasih

Memasuki masa purnatugas, Srijati menyadari bahwa selama menjalankan tugas tentu terdapat kekurangan. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pimpinan dan keluarga besar Unikama apabila terdapat perkataan, sikap, maupun tindakan yang kurang berkenan.

“Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama menjalankan tugas terdapat perkataan, sikap, maupun tindakan saya yang kurang berkenan, baik yang saya sadari maupun yang tidak saya sadari,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan dan keluarga besar Unikama yang selama ini telah memberikan dukungan, perhatian, kesempatan, dan ruang untuk menjadi bagian dari perjalanan sivitas akademika. Menurut Srijati, kerja sama dan berbagai kebaikan yang diterimanya selama bertugas akan menjadi kenangan yang tidak mudah dilupakan.

“Terima kasih atas setiap kerja sama yang terjalin, terima kasih atas setiap bantuan yang diberikan, dan terima kasih atas setiap kebaikan yang mungkin sederhana tetapi sangat berarti bagi saya,” katanya.

Menatap Masa Purnatugas dengan Doa dan Harapan

Memasuki masa baru setelah 34 tahun bekerja, Srijati berharap dapat menggunakan waktunya untuk keluarga dan masyarakat. Ia juga menitipkan doa agar seluruh keluarga besar Unikama senantiasa diberikan kesehatan, keberkahan, dan kesuksesan.

“Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan kesuksesan bagi kita semua,” ujar Srijati.

Pelepasan purna tugas dan pemberian tali asih tersebut menjadi bentuk penghargaan Unikama terhadap pengabdian panjang seorang karyawan. Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa setiap kontribusi yang diberikan oleh sivitas akademika memiliki arti dalam perjalanan dan perkembangan institusi.

Setelah 34 tahun mengabdi, langkah Srijati memasuki masa purnatugas bukanlah akhir dari hubungan dengan Unikama. Sebaliknya, kenangan, dedikasi, dan kontribusi yang telah diberikan akan tetap menjadi bagian dari perjalanan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang.

WhatsApp
Facebook
X
LinkedIn
Telegram
Daftar Isi
Penulis Berita
Eka Setyowati Febriyanti, S.Pd.
Staff Humas Unikama

Saya biasa dipanggil Eka dan dikenal sebagai pribadi yang kreatif. Pendidikan terakhir saya adalah Sarjana di bidang Pendidikan , namun saya juga memiliki keterampilan dalam bidang fotografi, desain dan administrasi. Berdiskusi dan belajar hal baru juga merupakan hal yang saya gemari untuk menambah keterampilan yang saya miliki.

Kategori Berita UNIKAMA
Berita Lainya

Berita Menarik UNIKAMA Lainya

WhatsApp