UNIKAMA
Inovasi Pendidikan Matematika Unikama: Wujudkan Humanisasi Pembelajaran Berbasis AI dan Visual Media Coding

Inovasi Pendidikan Matematika Unikama: Wujudkan Humanisasi Pembelajaran Berbasis AI dan Visual Media Coding

MALANG – Program Studi Pendidikan Matematika Unikama (Universitas PGRI Kanjuruhan Malang) terus menunjukkan komitmennya dalam mentransformasi lanskap pendidikan digital di Indonesia. Pada Kamis (5/11/2026), Fakultas Sains dan Teknologi Unikama menggelar Workshop Pembelajaran Digital bertajuk “Smart & Interactive Math Media”. Workshop yang diselenggarakan oleh Prodi Pendidikan Matematika Unikama ini menghadirkan pakar teknologi pendidikan terkemuka dari Universitas Negeri Malang, Dr. Henry Praherdhiono, S.Si., M.Pd., sebagai narasumber utama untuk membedah paradigma baru integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dalam edukasi matematika.

Paradigma Baru Pendidikan Matematika Unikama: Dari Alienasi Kognitif Menuju Konstruktivisme dan Heutagogi

Dalam era digital yang berkembang pesat saat ini, kemudahan akses teknologi menjadi tantangan sekaligus peluang besar bagi institusi perguruan tinggi seperti Unikama. Melalui lokakarya mendalam ini, Prodi Pendidikan Matematika Unikama mendorong para pendidik dan mahasiswa untuk menggeser cara pandang pembelajaran konvensional. Fokus utama yang diusung oleh civitas akademika Pendidikan Matematika Unikama adalah humanisasi pembelajaran matematika, yaitu memindahkan pola pikir peserta didik dari alienasi kognitif menuju pendekatan konstruktivisme dan heutagogi berbasis kemandirian belajar.

Dr. Henry Praherdhiono menekankan bahwa kemajuan teknologi digital seperti Prompt Engineering, penyusunan format data Rich Text Format (RTF), hingga skema struktur JSON tidak boleh membuat manusia terasing dari proses berpikir kritisnya. Di hadapan para peserta dari lingkungan Unikama, ia memaparkan pentingnya memahami prompt thinking sebagai langkah awal menggali ilmu di era digital. Pemahaman mendasar ini menjadi fondasi penting yang terus dikembangkan oleh Pendidikan Matematika Unikama agar pendidik mampu memanfaatkan kecerdasan buatan secara emansipatif.

Penguatan Landasan Filosofis: Socratic Math Tutor Prompt Builder dan AI sebagai Mitra Dialektis di Pendidikan Matematika Unikama

Salah satu sorotan utama dalam materi yang dibahas pada agenda prodi Pendidikan Matematika Unikama ini adalah landasan filosofis pengintegrasian AI Generator. Menurut riset dan pemaparan di Unikama, teknologi kecerdasan buatan hadir bukan untuk menggantikan nalar manusia atau menjadi mesin pembuat jawaban instan secara pasif. Sebaliknya, pendekatan yang dikembangkan di Pendidikan Matematika Universitas PGRI Kanjuruhan Malang menempatkan Socratic Math Tutor Prompt Builder untuk memanusiakan AI sebagai mitra dialektis interaktif.

Penggunaan aplikasi khusus Prompt Engineering seperti SmartMathPedagogySuite, MathPromptStudio, SocraticMathAI, dan GeoGebra AI Assistant menjadi contoh nyata alat bantu yang diperkenalkan dalam workshop Unikama tersebut. Melalui alat-alat cerdas ini, mahasiswa Pendidikan Matematika Unikama diajak untuk mengeksplorasi konsep Deep Learning secara sekilas namun mendalam. Hal ini membuktikan bahwa Unikama selalu adaptif terhadap perkembangan teknologi tanpa mereduksi esensi daya nalar serta kemampuan berpikir tingkat tinggi (High Order Thinking Skills) siswa.

Kerangka Teoritis Media Pembelajaran Merekontruksi Pembelajaran Digital di Unikama

Implementasi kecerdasan buatan dalam kurikulum Pendidikan Matematika Unikama dipetakan secara terstruktur melalui kerangka teoritis yang solid. Workshop yang diinisiasi oleh Fakultas Sains dan Teknologi Unikama ini mengombinasikan beberapa pendekatan penting:

  1. Sintesis Contextual Teaching and Learning (CTL): Mengaitkan materi matematika dengan dunia nyata peserta didik melalui simulasi interaktif yang dirancang oleh akademisi Pendidikan Matematika Unikama.
  2. Cognitive Load Theory (CLT): Mengelola beban kognitif siswa agar pemrosesan informasi matematika yang kompleks menjadi lebih optimal dan tidak membingungkan.
  3. Realistic Mathematics Education (RME): Memanfaatkan kecerdasan buatan di Unikama untuk menghadirkan persoalan matematika yang realistis dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
  4. AI Prompting Berbasis Outcome-Based Education (OBE): Memastikan bahwa seluruh interaksi prompting yang diajarkan di Pendidikan Matematika Unikama berorientasi pada capaian pembelajaran mahasiswa secara terukur.
Mahasiswa Pendidikan Matematika Unikama angkata 25, saat mengikuti workshop pembelajaran digital. (dok. humas unikama)

Visual Media Coder: Meruntuhkan Hambatan Sintaksis Coding demi Visualisasi Matematika yang Emansipatif

Sesi lanjutan dari lokakarya yang digelar di kampus Unikama ini mengupas tuntas penggunaan Visual Media Coder. Selama ini, hambatan sintaksis bahasa pemograman (coding) sering kali menjadi penghalang bagi guru maupun mahasiswa dalam membuat media pembelajaran visual yang dinamis. Melalui inovasi yang dipelajari di Pendidikan Matematika Unikama, Visual Media Coder hadir untuk meruntuhkan tembok rumitnya coding, sehingga ide-ide abstrak dalam matematika dapat divisualisasikan dengan lebih mudah dan inklusif.

Secara teoritis, pemanfaatan Visual Media Coder oleh tim Pendidikan Matematika Unikama mengintegrasikan tiga konsep utama sekaligus:

  • Dual Coding Theory: Menggabungkan representasi verbal dan visual agar pemahaman matematis tersimpan lebih kuat dalam memori jangka panjang.
  • Multimedia Learning: Menyajikan materi interaktif yang kaya media tanpa memicu information overload bagi mahasiswa Unikama.
  • Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK): Menguatkan sintesis antara penguasaan teknologi, metodologi pedagogi, dan materi substansial matematika di lingkungan Pendidikan Matematika Unikama.

Penerapan Praktis dan Orientasi Masa Depan Lulusan Pendidikan Matematika Unikama

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, Unikama menegaskan posisinya sebagai pelopor transformasi digital yang humanis di wilayah Malang Raya dan skala Nasional. Prodi Pendidikan Matematika Unikama tidak hanya mencetak calon pendidik yang mahir dalam teori matematika, tetapi juga terampil mengoperasikan AI Generator serta merancang media pembelajaran visual yang emansipatif.

Dr. Henry Praherdhiono dalam penutup pembahasannya mengapresiasi langkah progresif yang diambil oleh pimpinan dan dosen Pendidikan Matematika Unikama. Ke depan, hasil dari workshop di Unikama ini diharapkan dapat langsung diterapkan dalam penyusunan bahan ajar digital, penelitian tugas akhir, hingga pengabdian masyarakat yang berbasis teknologi pembelajaran cerdas.

Komitmen Berkelanjutan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang dalam Mencetak Pendidik Adaptif

Keberhasilan acara workshop yang berlangsung pada Kamis (5/11/2026) ini menjadi bukti nyata komitmen Unikama dalam merespons dinamika era kecerdasan buatan. Tim pengajar dan mahasiswa Pendidikan Matematika Unikama disiapkan untuk menjadi agen perubahan yang mampu memanfaatkan kemudahan digital secara bijak, etis, dan berbobot akademis.

Dengan penguasaan prompt engineering, visual media coding, dan kerangka kerja berbasis OBE, prodi Pendidikan Matematika Unikama optimistis mampu melahirkan generasi pendidik yang inovatif. Unikama akan terus konsisten menyelenggarakan pelatihan dan pengembangan kapasitas digital secara berkelanjutan guna memastikan seluruh alumni Pendidikan Matematika Unikama memiliki daya saing tinggi di kancah global.

WhatsApp
Facebook
X
LinkedIn
Telegram
Pencarian
Daftar Isi
Penulis Berita
Ramadhan Satria Adi Pradana, S.Ikom
Staff Humas Unikama

Saya sangat menyukai hal hal baru dalam dunia kreatif. Ketertarikan terhadap perkembangan ilmu komunikasi dan media massa membuat saya ingin terus belajar lebih jauh lagi. Bersikap terbuka, berfikir kreatif, kompeten dalam lingkungan kerja yang dinamis, berintegritas dan mengedepankan profesionalisme kerja merupakan prioritas utama dalam meniti karir.

Kategori Berita UNIKAMA
Berita Lainya

Berita Menarik UNIKAMA Lainya

Scroll to Top
WhatsApp