MALANG (21/9/2026) – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) secara resmi menggelar acara Pembukaan PKKMB Unikama 2026 di Aula Sarwakirti. Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) ini menjadi tonggak awal keberangkatan civitas akademika muda dalam menempuh jenjang pendidikan tinggi. Mengusung nilai-nilai inklusivitas dan kearifan lokal, acara pembukaan berlangsung dengan penuh khidmat, kehangatan, serta semangat kebersamaan yang membara di antara seluruh peserta dan panitia.
Ratusan mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah di Nusantara tampak memadati lokasi acara sejak pagi hari. Kehadiran mereka membawa warna baru serta keberagaman yang memperkokoh identitas Unikama sebagai kampus multikultural. Di suasana yang penuh antusiasme tersebut, para mahasiswa baru siap menempuh fase transformasi dari pelajar menjadi mahasiswa yang mandiri dan berwawasan luas.
Laporan Pelaksanaan dan Animo Mahasiswa Baru Unikama 2026
Berdasarkan laporan dari Ketua Pelaksana PKKMB, Romadhon, M.Pd., animo pendaftaran calon mahasiswa di Unikama menunjukkan peningkatan serta data statistik yang sangat positif. Pihak panitia telah mencatat seluruh data registrasi secara cermat guna memastikan pelaksanaan kegiatan pengenalan kampus berjalan lancar dan terstruktur.
“Berdasarkan data di PMB per tanggal 18 dan diperbarui tadi malam, itu 1.088, yang terdiri dari rincian 411 itu reguler, 395 itu RPL afirmasi, ketlisut ya… 395 itu afirmasi, karyawan 64,” ujar Romadhon dalam laporannya. Beliau menyampaikan keberhasilan proses pendaftaran ini dengan detail angka yang transparan.
Lebih lanjut, Romadhon memaparkan partisipasi aktif para peserta yang telah siap mengikuti seluruh rangkaian acara orientasi ini dari awal hingga akhir.
“Kendati demikian, yang berhasil mendaftarkan diri ikut PKKMB, yang berhasil mendaftarkan diri ikut PKKMB itu sebanyak 575,” tambah Romadhon di hadapan para jajaran pimpinan dan peserta yang hadir.
Sambutan Unik PPLP PT-PGRI Malang Lewat Bait-Bait Pantun Persatuan
Suasana acara semakin semarak ketika Ketua PPLP PT-PGRI Malang, Drs. Agus Priyono, MM., memberikan sambutannya. Ketua PPLP PT-PGRI Malang ini menghadirkan suasana cair dan hangat dengan memilih menyampaikan pesan-pesan penting melalui bait-bait pantun bernuansa persatuan, ajakan pantang menyerah, serta pembentukan karakter.
“Walaupun kita datang dari berbagai daerah, kini kita satu keluarga besar Unikama. Jalan-jalan ke Kota Malang, mampir sebentar membeli ketan. Jangan takut menghadapi tantangan, karena proses membentuk masa depan,” tutur Drs. Agus Priyono, MM., yang disambut riuh tepuk tangan peserta.
Drs. Agus Priyono, MM., menekankan bahwa perbedaan daerah asal bukanlah penghalang, melainkan kekayaan yang menyatukan seluruh mahasiswa di kampus ini. Selain itu, ia berpesan melalui pantun berikutnya agar mahasiswa senantiasa mengutamakan ilmu dan moralitas.
“Naik sepeda menuju kampus, melihat bunga di tengah jalan. Jadilah mahasiswa yang cerdas, ilmu dicari, karakter diutamakan,” pesannya memungkasi sambutannya.
Dukungan Penuh Yayasan bagi Pengembangan Potensi Akademik dan Karakter
Dukungan dari PPLP PT-PGRI Malang tidak hanya sebatas seremonial pembukaan saja, tetapi juga diwujudkan melalui penyediaan sarana dan prasarana yang memadai bagi seluruh mahasiswa baru. Yayasan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sarana pembelajaran, fasilitas laboratorium, hingga pusat kegiatan kemahasiswaan.
Dukungan kelembagaan ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap mahasiswa yang menempuh studi di Unikama mendapatkan lingkungan belajar yang kondusif, aman, dan responsif terhadap perkembangan zaman. Dengan sinergi antara yayasan, pengelola universitas, dan seluruh civitas akademika, para mahasiswa baru diharapkan dapat mengeksplorasi potensi diri mereka secara maksimal, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik.
Mengukuhkan Karakter “Adipati Kanjuruhan” untuk Pemimpin Masa Depan
Secara resmi, Pembukaan PKKMB Unikama 2026 dibuka langsung oleh Rektor Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Prof. Dr. Sudi Dul Aji, M.Si. Dalam pidato sambutannya, Rektor menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya atas keputusan para mahasiswa memilih Unikama sebagai tempat menempa diri.
“Tentu pertama, saya ingin mengucapkan selamat datang di Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. Mudah-mudahan Allah memberkati Saudara-Saudara semua, karena kalau tujuan awalnya positif, pasti semua akan berjalan dengan baik,” ucap Prof. Sudi Dul Aji memulakan pidatonya.

Rektor menegaskan bahwa seluruh mahasiswa baru Unikama secara resmi disapa dengan julukan kehormatan sebagai “Adipati Kanjuruhan”. Nama ini bukan sekadar panggilan seremonial semata, melainkan sebuah simbol, doa, serta identitas yang mengandung nilai-nilai kepemimpinan unggul. Akronim ADIPATI merangkum tujuh karakter utama yang wajib dihidupi oleh setiap mahasiswa Unikama:
- Adaptif: Mampu menyesuaikan diri secara cepat terhadap perubahan teknologi yang pesat, dinamika lingkungan, dan kebutuhan masyarakat.
- Disiplin: Memiliki kemampuan mengatur waktu dengan baik, mematuhi peraturan yang berlaku, serta melaksanakan tanggung jawab dengan penuh kesadaran.
- Inovatif: Berani menghasilkan gagasan baru, menciptakan metode efektif, serta menghadirkan solusi atas tantangan di setiap program studi.
- Produktif: Mampu mengolah ide-ide kreatif menjadi karya nyata yang memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
- Amanah: Memiliki sifat jujur, dapat dipercaya, bertanggung jawab, serta senantiasa menjunjung tinggi integritas moral.
- Tangguh: Pantang menyerah saat menghadapi tantangan atau kegagalan, serta memandang kegagalan sebagai keberhasilan yang tertunda.
- Inspiratif: Mampu menjadi teladan yang baik serta memberikan dampak serta manfaat nyata bagi orang-orang di sekitarnya.
“PKKMB ini adalah momentum yang harus dijadikan tonggak awal Saudara masuk di perguruan tinggi. Kami berharap melalui PKKMB yang benar, Anda tidak hanya sekadar belajar, tetapi juga menjadi pemimpin di setiap organisasi, mengendalikan diri, dan 3-4 tahun ke depan di tempat yang sama Saudara sudah diwisuda,” tegas Rektor memberikan dorongan semangat.
Tiga Pesan Kunci Rektor Unikama bagi Pembentukan Civitas Akademika
Dalam arahannya yang lebih mendalam, Prof. Sudi Dul Aji memberikan tiga pesan penting yang harus dipegang teguh oleh seluruh Adipati Kanjuruhan selama menjalani masa perkuliahan:
- Belajar Sungguh-Sungguh: Mahasiswa diminta menimba ilmu secara luas. Proses belajar tidak hanya bersumber dari buku teks dan dosen, melainkan juga dari interaksi dengan sesama teman, organisasi, serta dinamika lingkungan sekitar.
- Membangun Karakter dan Integritas: Penguasaan ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan pembentukan etika, rasa tanggung jawab, dan kedisiplinan yang kuat sebagai bekal utama saat terjun ke dunia kerja.
- Berani Bermimpi Besar dan Berprestasi: Mahasiswa didorong untuk memasang target dan cita-cita yang tinggi, yang diimbangi dengan kerja keras, ketekunan, serta keberanian dalam mengambil risiko yang terukur.
Penegakan Nilai Kampus Multikultural Berbasis Kearifan Lokal
Sebagai perguruan tinggi bertagline Multikultural, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang menjadi rumah bagi mahasiswa yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Sumatra hingga Papua, dengan keanekaragaman suku, agama, dan budaya. Keberagaman ini dipandang bukan sebagai pembeda, melainkan sebagai aset dan potensi besar untuk membangun kolaborasi yang solid.
“Unikversitas PGRI Kanjuruhan ini tagline-nya adalah Multikultural. Mahasiswa dari Sumatra sampai Papua dengan beragam agama, suku, budaya, kita harus menjadi satu. Maka tagline kita, kita harus berbasis kearifan lokal,” tutur Rektor menekankan pentingnya menjaga toleransi dan persatuan.
Strategi Adaptasi Mahasiswa Baru di Era Digital dan Industri 5.0
Menghadapi era transformasi digital yang bergerak begitu cepat, para mahasiswa baru dituntut untuk tidak hanya berpangku tangan pada kurikulum konvensional. Kampus Unikama telah merancang berbagai program pendukung yang memungkinkan mahasiswa mengasah keterampilan digital (digital skills), pemikiran kritis (critical thinking), serta kemampuan memecahkan masalah kompleks (complex problem solving).

Dalam era Industri 5.0, integrasi antara teknologi canggih dan nilai-nilai kemanusiaan menjadi kunci utama keberhasilan. Melalui pilar “Adaptif” dan “Inovatif” dalam karakter ADIPATI, mahasiswa Unikama didorong untuk memanfaatkan kecerdasan buatan, analisis data, dan media digital secara bijak guna mendukung riset akademis maupun program pengabdian masyarakat.
Implemetasi Program Merdeka Belajar dan Kolaborasi Lintas Disiplin
Guna mendukung percepatan masa studi dan penguatan kompetensi, Unikama memfasilitasi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam berbagai program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Melalui jalur ini, mahasiswa berkesempatan mengambil hak belajar di luar program studi, melakukan magang industri, program pertukaran mahasiswa, hingga proyek kemanusiaan.
Kolaborasi lintas disiplin ilmu menjadi fokus utama PKKMB Unikama 2026. Mahasiswa baru diajak untuk saling berinteraksi dan membentuk tim kerja dari berbagai fakultas, seperti Fakultas Ilmu Pendidikan, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, hingga Fakultas Hukum. Kolaborasi ini diharapkan melahirkan karya-karya inovatif yang berdampak langsung bagi kemajuan daerah dan nasional.
Peran Alumni dan Jejaring Mitra dalam Membuka Peluang Karir
Keberhasilan proses pendidikan di Unikama tidak terlepas dari peran aktif jaringan alumni yang tersebar di berbagai sektor industri, pemerintahan, dan kewirausahaan. Dalam rangkaian kegiatan PKKMB, para mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan ikatan alumni yang siap memberikan bimbingan serta berbagi pengalaman karir.
Jejaring kemitraan yang luas antara Unikama dengan berbagai instansi pemerintah, perusahaan swasta, dan lembaga non-pemerintah menjadi nilai tambah yang mempermudah mahasiswa dalam mengakses peluang magang serta penyaluran kerja setelah lulus kelak. Hal ini sejalan dengan komitmen Rektor agar mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dan langsung berkontribusi di tengah masyarakat.
Dengan pembukaan resmi ini, seluruh rangkaian Pembukaan PKKMB Unikama 2026 menjadi awal dari perjalanan panjang para Adipati Kanjuruhan. Kampus multikultural ini siap mendampingi mereka tumbuh menjadi generasi unggul, berprestasi, berintegritas, dan berkarakar yang siap menerangi masa depan Indonesia.


