MALANG – Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) resmi membuka kegiatan Orientasi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Guru Tertentu Gelombang 3 Tahun 2026 pada Kamis (1/10/2026) di Ruang Rapat Abdul Rajab. Sebanyak 125 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai Sumatera hingga Papua, dipastikan lolos dan siap menjalani pembelajaran daring selama kurang lebih satu bulan ke depan.
Unikama Gelar Orientasi PPG Guru Tertentu Gelombang 3 Tahun 2026
Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang menyelenggarakan orientasi PPG Guru Tertentu Gelombang 3 Tahun 2026 pada Kamis (1/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Abdul Rajab ini menjadi pintu masuk bagi para peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) sebelum menjalani rangkaian pembelajaran.
Pembukaan orientasi PPG di Unikama ini dihadiri jajaran Pimpinan Universitas, pengelola program, serta para peserta yang mengikuti kegiatan diruang zoom masing – masing. Acara tersebut diisi dengan laporan Ketua Program Studi PPG, sambutan Dekan FIP, dan juga sambutan Rektor Unikama.
Tahap Awal yang Penting bagi Peserta PPG Guru Tertentu
Ketua Program Studi PPG Unikama, Dr. Dyah Triwahyuningtyas, S.Si., M.Pd., melaporkan bahwa terdapat 125 peserta yang berhasil lolos dan berlanjut ke tahap berikutnya dalam program PPG Guru Tertentu Tahun 2026 saat ini. Para peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Dyah, orientasi merupakan tahapan awal yang sangat penting. Pada tahap ini, peserta memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai program PPG, mulai dari teknis pembelajaran, mekanisme pembelajaran, hingga visi dan misi penyelenggaraan PPG di Unikama.
“Kami berharap para peserta dapat memahami seluruh informasi dengan seksama agar dapat mengikuti alur PPG dengan lancar dari awal sampai akhir,” ujarnya. Ia juga mengharapkan peserta berpartisipasi aktif selama proses pembelajaran berlangsung.

Dekan FIP: Pembelajaran PPG Daring Butuh Kolaborasi
Dekan FIP Unikama, Dr. Cicilia Ika Rahayu Nita, M.Pd., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa PPG Guru Tertentu yang terpilih belajar di Unikama selama kurang lebih satu bulan.
Ia menegaskan bahwa pembelajaran PPG kali ini berjalan sepenuhnya secara online. Karena itu, kerja sama dan semangat kolaborasi antara mahasiswa dan seluruh elemen di lingkungan kampus sangat diperlukan.
Target Lulus Bersama dengan Nilai Memuaskan
Dekan berharap seluruh peserta dapat lulus bersama-sama dengan nilai yang memuaskan. Menurutnya, pihak fakultas telah menyiapkan segala kebutuhan dengan baik demi menunjang kualitas lulusan PPG Unikama yang unggul.
“Kami sudah mempersiapkan segalanya dengan sangat baik demi menunjang kualitas lulusan yang luar biasa,” tuturnya.

Rektor Unikama: Peserta dari Sumatera hingga Papua, Disiplin Jadi Kunci
Rektor Unikama, Prof. Dr. Sudi Dul Aji, M.Si., mengawali sambutannya dengan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan PPG Guru Tertentu tahun ini.
Ia menyebutkan bahwa 125 peserta yang mengikuti program ini tersebar dari Sumatera hingga Papua. Hal tersebut menunjukkan bahwa program PPG di Unikama menjangkau guru-guru dari beragam wilayah di Indonesia.
Kedisiplinan dan Semangat Ekstra dalam Pembelajaran Daring
Menurut Rektor, proses pembelajaran daring menuntut semangat dan kedisiplinan ekstra dari para peserta. Karena peserta berada di lokasi yang berjauhan, komitmen pribadi menjadi faktor penentu keberhasilan PPG daring.
Komunikasi Dua Arah antara Peserta dan Pengelola PPG
Unikama bersama tim PPG berkomitmen membuka ruang komunikasi dua arah seluas-luasnya dengan peserta. Pengelola program akan mendampingi dan membimbing peserta dengan sepenuh hati dan secara maksimal selama proses pembelajaran.
“Selamat bergabung bersama kami di Unikama. Belajarlah dengan tekun dan penuh semangat,” pesan Rektor kepada para peserta.

Harapan Unikama untuk Kualitas Guru Profesional
Melalui orientasi ini, Unikama berharap seluruh peserta PPG Guru Tertentu Gelombang 3 Tahun 2026 memiliki bekal pemahaman yang kuat tentang alur dan mekanisme program. Dengan pemahaman tersebut, peserta diharapkan mampu menjalani pembelajaran secara optimal dan menyelesaikan program tepat waktu.
Sinergi antara peserta, dosen, dan pengelola program menjadi kunci agar tujuan Pendidikan Profesi Guru dapat tercapai, yakni menghasilkan guru profesional yang berkualitas dan siap meningkatkan mutu pendidikan di daerah masing-masing.


