Perkuat Mutu Layanan, Pimpinan Kampus Dorong Peningkatan Kualifikasi Tendik UNIKAMA dan Integrasikan Kompetensi ke SiPeka

Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) terus berkomitmen penuh dalam memacu kualitas pelayanan akademik di lingkungan kampus. Langkah strategis ini diwujudkan melalui dorongan nyata terhadap peningkatan kualifikasi pendidikan Tenaga Kependidikan (Tendik), yang kini disinergikan dengan penguatan sistem penilaian kinerja berbasis digital. Pihak SDM kampus menegaskan bahwa peningkatan jenjang pendidikan Tendik mulai dari SMA, D3, S1, hingga tingkat pascasarjana (S2/S3) akan berbanding lurus dengan perhatian kelembagaan terhadap aspek karier, tunjangan, dan apresiasi finansial. Evaluasi kualifikasi ini akan digelar secara periodik guna memastikan seluruh staf memiliki kapasitas yang relevan dalam menghadapi dinamika pendidikan tinggi.
“Karier, tunjangan, dan gaji Tendik ke depan akan sangat dipengaruhi oleh komitmen mereka dalam meningkatkan kualifikasi pendidikan. Kami di jajaran pimpinan kampus ingin memastikan setiap individu tidak hanya mandek di satu titik, melainkan terus berkembang, beradaptasi dengan kemajuan teknologi, serta mampu berkontribusi aktif dalam skala eksternal baik melalui pengelolaan website, tata kelola arsip modern, manajemen institusi, hingga mengambil peran strategis sebagai asesor profesional,” ujar Kepala Pusat Pengembangan SDM Unikama, Bapak Isa Anshori, S.Kom. MM.

Dalam upaya mewujudkan tata kelola kampus yang transparan, akuntabel, dan berbasis data, seluruh rekam kualifikasi serta kompetensi tendik saat ini mulai diintegrasikan secara bertahap ke dalam aplikasi SiPeka. Sistem digital ini nantinya akan terhubung langsung dengan Key Performance Indicator (KPI) masing-masing staf. Melalui integrasi ini, manajemen kampus menerapkan sistem pemeringkatan akun berbasis star rating 1 hingga 4 yang akumulasinya dihitung berdasarkan poin kompetensi yang berhasil diraih.

Pengembangan sistem digital ini merupakan langkah keberlanjutan dari fondasi yang sudah ada sebelumnya. Wakil Rektor II Unikama menjelaskan bahwa digitalisasi ini merupakan bentuk penyempurnaan sistem. “Kita sebenarnya di Unikama ini sudah ada aplikasi untuk penilaian kinerja secara kualitatif yang dikembangkan oleh pengelola dan manajemen sebelumnya, tetapi kami melihat bahwa apa yang sudah ada saat ini itu memang perlu untuk dikembangkan kembali,” ungkap Ibu Irma Tyasari, SE, S.Pd, MM, Ak, CA, CPA, CRA, Ph.D.

Sistem E-Presensi berbasis deteksi wajah pada SiPeka ditegaskan sebagai instrumen mutlak dalam menilai integritas dan profesionalisme kerja harian. Sejauh ini, kedisiplinan tendik Unikama menunjukkan tren yang sangat positif dengan tingkat kehadiran yang berhasil melampaui target yang ditetapkan.
“Presensi kehadiran melalui fitur deteksi wajah di SiPeka bukan sekadar pemenuhan formalitas administratif, melainkan cerminan mutlak dari integritas seorang aparatur sipil kampus. Kami sangat mengapresiasi kinerja luar biasa para Tendik yang saat ini tingkat kehadirannya sudah sangat baik, bahkan berada di atas target 70%. Jika masih ada staf yang menemui kendala teknis terkait perangkat gawai atau sistemnya, kami meminta untuk segera melapor ke bagian SDM agar dapat difasilitasi dan ditangani dengan cepat,” tambah Kapus SDM.

Hal senada juga dipertegas oleh Direktur SDM Ibu Dr. Lilik Sri Hariani, M.Ak. mengenai pentingnya aspek kehadiran fisik di lingkungan kampus yang berdampak luas bagi performa institusi. “Masalah kehadiran, karena ini juga penting sekali Bapak Ibu, kehadiran kita di sini. Kepentingan kita tidak hanya secara internal saja, tadi juga ada kaitannya kepentingan secara eksternal,” jelas Direktur SDM. Melalui akselerasi kualifikasi pendidikan, penguatan kompetensi digital yang terukur melalui star rating, serta komitmen kedisiplinan yang tinggi, Unikama optimis dapat terus menaikkan standar mutu layanan kelembagaan. Langkah transformatif ini diharapkan mampu membawa institusi melangkah lebih jauh sebagai kampus yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi di era digital.

WhatsApp